Sejumlah Fasilitas Sudah Bagus, Sayang Masih Dijadikan Tempat Miras

By

Tampak taman dan jalan yang sudah dibuat oleh Program Kotaku di komplek APO 45, Distrik Jayapura Utara, Selasa (14/12) kemarin.(FOTO: Priyadi/Cepos)

Melihat Pembangunan Program Kotaku di APO 45 yang Telah Selesai Dikerjakan 

Program Kota tanpa kumuh (Kotaku) yang dilaksanakan di APO 45 kini sudah selesai. Lantas apa saja yang dibangun di daerah itu dan bagaimana respon warga ?

Laporan : Priyadi

Komplek APO 45 dulu terkenal dengan daerah padat penduduk dan kumuh. Tempat untuk bermain anak, akses jalan yang mudah, jembatan penyeberangan yang layak, pagar pembatas sungai dan lampu jalan tidak ada. 

 Hal inilah yang menjadi lokasi Sehingga APO 45 menjadi salah satu target sasaran program Kotaku yang diusulkan Pemkot Jayapura untuk dilakukan perbaikan tempat dan penambahan fasilitas sarana dan prasarana.

 Di tahun ini pekerjaan program Kotaku sudah selesai dikerjakan dan telah diserahterimakan kepada wali Kota Jayapura  melalui Kepala Balai Prasarana Permukiman Papua Cornelis Sagrim pada hari Kamis (9/12)lalu di Hotel Horison Ultima Entrop. 

Agil salah satu warga APO 45 mengakui, adanya pembangunan yang dilakukan oleh Program Kotaku beberapa bulan lalu dan kini sudah selesai memang hasilnya bagus karena sekarang sudah ada taman di APO 45 di dekat jalan yang bida dimanfaatkan warga untuk sekedar foto dan nongkrong, termasuk pembangunan jalan sebelah kiri jadi warga bisa melewati jalan itu tanpa harus mutar,  termasuk pembangunan jembatan yang lebih bagus dan aman dibanding dengan sebelumnya dan adanga pagar pembatas yang dipasang di pinggiran jembatan tentu sangat bagus untuk menjaga keselamatan ditamba lagi pemasangan jaringan lampu tentu nantinya akan semakin indah pada malam hari.

  Hanya saja Agil mengaku, dengan dibangunnya taman di APO 45 masih ada oknum tangan-tangan jahil yang merusak fasilitas yang ada bahkan mencuri seperti aki lampu solar cell sudah banyak yang diambil dan taman  AP0 45 kalau malam ada banyak orang kumpul-kumpul dijadikan tempat miras hal ini nanti berdampak pada rusaknya fasilitas yang ada dan membahayakan warga yang melintas.

 ” Kami sangat senang dan bersyukur adanya pembangunan di APO 45 yang dilakukan oleh program Kotaku dan pemerintah Kota Jayapura sangat bagus dan ini memang yang kami tunggu,  sayangnya masih ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang merusak fasilitas yang ada di sana dan masih ada kelompok orang yang mengkonsumsi miras di taman APO 45. Oleh karena itu kami berharap pihak keamanan bisa melakukan patroli dan melarang orang yang mengkonsumsi miras di taman APO 45,”ucapnya.

 Hal senada juga dikatakan Nandi warga APO 45, pemerintah telah memasang lampu LED solar cell di sepanjang jalan masuk APO 45  namun sayangnya masih ada pencuri yang mencuri komponen di lampu LED solar cell yakni akinya dibeberapa titik, Jadi jika lewat pada malam hari sekarang sudah tidak terang seperti dulu.

 Nandi menyayangkan kenapa fasilitas yang telah dibangun pemerintah justru ada oknum yang tidak bertanggung jawab mengambil atau rusaknya Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan dan setidaknya pemerintah harus membuat laporan kepada pihak berwajib dan meminta menangkap siapa pelakunya karena hal ini Jika di biarkan begitu saja tentu pembangunan di kota Jayapura tidak bisa berjalan dengan nyaman aman karena masih ada tangan jahil dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang yang merusak fasilitas atau bangunan yang telah dibangun pemerintah Kota Jayapura.

  Dan diharapkan juga kepada pemerintah kota Jayapura melalui dinas terkait supaya bangunan yang telah dibangun ini tetap bersih dan bagus tidaknya harus selalu dicek sehingga ada perawatan pemeliharaan yang dilakukan oleh pemerintah.

 Sementara itu dari pantauan Cenderawasih Pos memang dalam program kotaku daerah yang kumuh pemukimannya dilakukan renovasi untuk tidak kumuh seperti pembuatan drainase pengecoran Jalan pembuatan MCK pembuatan taman dan pelebaran jalan serta lainnya. Program kotaku sendiri telah dilakukan dengan bekerja sama pemerintah kota Jayapura yang telah dikerjakan kan mulai dari APO 45, Komplek Weref, Dok IX, APO Kali Mati dan lainnya. 

 Untuk  lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kota Jayapura dengan luasan sebesar 39.67 hektar di 8 kelurahan dari intervensi kegiatan tahun 2021 Kotaku maka terjadi pengurangan luasan kumuh sebesar 8.33 hektar sehingga luasan kumuh masih sebesar 31.34 hektar.

 Dan diharapkan program Kotaku masih bisa dilanjutkan walaupun masa jabatan walikota Jayapura pada bulan Mei 2022 sudah berakhir dan program jam peningkatan kualitas permukiman di kota Jayapura harus dilakukan kolaborasi dan pendanaan dari berbagai pihak supaya daerah permukiman kumuh di Kota Jayapura teratasi dengan baik. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: