Sekolah Restorasi untuk Lahirkan SDM Papua Unggul dan Cerdas 

By

Para mahasiswa sebagai peserta saat mengikuti pembukaan sekolah restorasi-2   di Hotel Halongen, Selasa (31/5).( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE–Setelah melakukan wisuda bagi 60 mahasiswa angkatan pertama, Rumah Aspirasi Sulaeman L. Hamzah kembali membuka sekolah tersebut untuk angkatan kedua yang diikuti lebih dari 90 peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Merauke, baik dari Unmus Merauke, STIA KD dan sejumlah perguruan tinggi lainnya, Selasa (31/5).

Saat membuka sekolah restorasi ke-2, Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi Sulaeman L. Hamzah, Fauzun Nihayah, S.HI, MH, mengungkapkan, sekolah restorasi ini didirikan bukan tanpa tujuan. Sebab, ketika  pihaknya melakukan kunjungan ke masyarakat atau mengunjungi Dapil, pihaknya menemukan banyak anak-anak muda Papua yang tidak memiliki kemampuan yang cakap untuk berbicara dan berani bersuara.

Banyak anak-anak Papua yang masih minder. ‘’Sehingga kami sebagai wakil rakyat merasa terpanggil untuk bagaimana memberikan sebuah pendidikan yang dibutuhkan anak-anak Papua. Kita ketahui bersama bahwa pendidikan sekolah restorasi untuk mewujudkan SDM Papua yang unggul dan cerdas, sehingga kami dari Rumah Aspirasi Sulaeman L Hamzah tetap melanjutkan program-program pendidikan  seperti yang kami lakukan di angkatan pertama,’’katanya.

Program pengajaran tersebut terkait dengan publik speaking, kewirausahaan, jurnalistik, kepemimpinan, keorganisasian, teknik loby dan negosiasi. ‘’Kami merasa bahwa materi-materi itu sangat dibutuhkan oleh anak-anak muda kita. Apalagi persiapan Provinsi Papua Selatan (PPS) sudah ada di depan mata. Kita menyambut PPS tentu dengan Sumber Daya Manusia 9SDM) yang lebih berkualitas,’’ jelasnya.

Dikatakan, anak-anak muda Papua tersebut memiliki peran yang sangat penting dalma menyambut kehadiran PPS dengan mimpi besar mereka. ‘’Sehingga kita juga punya komitmen untuk menyiapkan adek-adek yang punya hak kesulungan di Papua Selatan,’’terangnya. 

Dikatakatan, hal menarik bahwa untuk sekolah restorasi  pertama, 100 persen berasal dari anak-anak Papua Selatan. Tapi, untuk sekolah restorasi kedua ini, ada pendaftar dari Yahukimo dan Jayawijaya.

  ‘’Angkatan pertama dan kedua ini, mayoritas anak-anak mahasiswa dari Unmus Merauke sekitar 44 persen, STT Asratama 15 persen, STOA KD 10 persen, Saint Theresia, KPG Merauke dan beberapa kampus lainnya. Ini membuat kami merasa bangga bahwa minat dari adik-adik luar biasa,’’ tandasnya yang  mana pembukaan tersebut dihadiri Rektor Unmus Merauke DR. Drs. Beatus Tambaip, MA. (ulo/tho)   

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: