Selama 2020, Polres Tangani 824 Kasus Kejahatan

By

293 Kasus Berhasil Diproses Hukum

SENTANI-Kapolresta Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon beserta sejumlah pejabat polisi di lingkungan Polres Jayapura mengadakan press release akhir tahun mengenai sejumlah kegiatan dan program kerja selama Tahun 2020.
Salah satu yang dipaparkan dalam kesempatan itu terkait dengan penanganan kasus atau perkara yang dilaporkan ke Polres Jayapura dalam kurun waktu Tahun 2020 ini.
Kapolresta Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon menjelaskan, secara umum, jumlah kasus yang dilaporkan oleh masyarakat ke Polres Jayapura pada Tahun 2020 sebanyak 824 kasus. Yang berhasil diselesaikan sebanyak 293 kasus.
“Ini yang kami sampaikan sebanyak 293 kasus ini melalui proses pengadilan. Tetapi juga memang ada proses yang diselesaikan secara kekeluargaan ,”kata AKBP Viktor Dean Mackbon ketika diwawancara media ini di Mako Polres Jayapura, Rabu, (30/12) kemarin.
Dia menerangkan, terkait dengan kasus yang belum berhasil diungkap, menurutnya, hal ini disebabkan berbagai macam faktor, terutama adanya kekurangan saksi yang melihat langsung sebuah kejadian atau peristiwa. Kemudian juga terkait dengan bukti-bukti lain yang bisa dijadikan alat bantu bagi pihak kepolisian untuk mengungkap sebuah peristiwa.
“Ada juga kasus yang memang membutuhkan waktu bagi kita untuk berkoordinasi dengan pihak lain,” jelasnya.
Lanjut dia, tahun ini, ada sejumlah kasus yang berhasil diungkap Polres Jayapura, termasuk pengungkapan terhadap kasus korupsi. Di mana dari tiga target kasus korupsi tahun ini, semuanya berhasil ditangani 100% oleh pihak Polres Jayapura.
Terkait dengan belum adanya kasus yang berhasil diungkap, memang kenyataannya kepolisian kesulitan dalam mendapatkan saksi dan juga sedikit sekali informasi yang terkait dengan sebuah kejadian atau peristiwa itu.
“Tapi kami terus melakukan upaya, misalnya melakukan pendekatan kepada korban. Karena memang tipologi dari masyarakat di sini, terutama yang berkaitan dengan keributan atau konflik antara keluarga mereka jarang sekali terbuka kepada publik. Ini juga menjadi kendala kita, tapi memang ada juga yang minim saksi,” katanya.
Kapolres membeberkan, apabila dibandingkan kasus gangguan Kamtibmas yang terjadi pada tahun 2019 dengan tahun 2020, jumlah kasus tersebut terjadi pengurangan di Tahun 2020.
Adapun rinciannya, jumlah tindak pidana yang dilaporkan di Polres Jayapura pada 2019 sebanyak 1183 kasus. Sementara 2020, jumlah kasus yang dilaporkan sebanyak 824 kasus. Terjadi penurunan sebesar 30%.
Kemudian penyelesaian tindak pidana pada 2019 ada 718 kasus, Tahun 2020 ada 293 kasus turun menjadi 59%. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: