Selama Operasi Patuh, 873 Pengendara Terjaring Satlantas

By
AKP M. Iskandarsyah, S.P., SIK, MM ( FOTO : Sulo/Cepos) 

MERAUKE – Operasi  Patuh  yang berlangsung beberapa  waktu lalu telah  berhasil menjaring  873    pelanggar   lalu lintas di Jalan Raya di Merauke. Kapolres Merauke  AKBP Bahara Marpaung, SH melalui Kasat Lantas  AKP M. Iskandarsyah, S.P., SIK, MM, mengungkapkan bahwa  dari  873  yang terjaring  tersebut,  416  diantaranya  diberikan  sanksi tilang. 

  “Sedangkan  457 pelanggar lainnya diberikan teguran  tertulis,’’ tandasnya  ketika ditemui    Cenderawasih   Pos  di ruang kerjanya, kemarin. 

   Menurutnya    pelanggar yang  diberikan  sanksi  berupa teguran  tersebut adalah   mereka yang melakukan pelanggaran  ringan seperti   hanya  mengunakan  satu  kaca spion. Sedangkan yang   diberikan  sanksi tilang adalah mereka yang  melakukan pelanggaran  berat  di  jalan raya yang  dapat membahayakan baik  bagi dirinya sendiri maupun  pengguna  jalan lainnya.  

   Kasat Lantas mengungkapkan,  bahwa dari operasi Patuh yang dilakukan  tersebut sebagian besar  para pengendara  sepeda motor  tersebut tidak memiliki SIM dan kelengkapan kendaraan seperti tidak memasang plat, kemudian menggunakan knalpot racing dan  tidak memasang kaca spion. 

  Sementara   dari  sisi    status,  Kasat  Lantas mengungkapkan, sebagian  dari pelanggar  adalah pelajar dan mahasiswa, swasta. ada juga    PNS.   Kasat Lantas  menilai bahwa  kesadaran  masyarakat Merauke dalam  mematuhi aturan dan rambu-rambu    jalan  tersebut sudah  cukup tinggi. Hanya persoalannya, bahwa masyarakat Merauke   baru mau tertib ketika ada Polisi  Lalu Lintas berdiri di jalan. (ulo)   

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: