Selewengkan Dana Desa, Kepala Kampung Dinonaktifkan

By
Drs Alberth A. Rapami, M.Si  ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE- Pemerintah Kabupaten Merauke melalui  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke saat ini sedang melakukan proses  pengnonaktifan  kepala Kampung  Umanderu  di Distrik Kimaam.  Proses pengnonaktifan  kepala kampung Umanderu tersebut karena diduga telah menyalahgunakan dana desa  yang bersumber dari APBN dan  alokasi dana kampung yang bersumber  dari APBK Kabupaten Merauke. 

  “Saat ini   kita sedang melakukan  proses pengnonaktifan   kepala Kampung Umanderu,’’  tandas  Kepala Dinas  Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke  Drs Alberth A. Rapami, M.Si ketika ditemui   di SMPN 2 Merauke,  Senin (1/7). 

  Menurut   Mantan  Sekretaris  DPRD  (Sekwan) Kabupaten Merauke ini,   proses non aktif kepala Kampung  Umanderu ini karena sedang dalam  proses penyelidikan   kepolisian terkait dengan  pengelolaan dana   desa dan alokasi dana kampung. 

    Menurut  dia, secara fisik  dana  desa yang  dikelola di Kampung Umanderu tersebut memang tidak tampak  di masyarakat. ‘’Di Kampung Umanderu  untuk pengelolaan dana kampung beberapa  tahun lalu tidak terlihat  data fisik  di lapangan,’’ katanya. 

   Alberth Rapami menjelaskan, bahwa langkah-langkah yang pihaknya lakukaan apabila mendapat   laporanmasyarakat,  maka pihaknya akan turun  lapangan untuk melakukan pengecekan secara langsung. ‘’Apabila menemukan  hal demikian, maka  kita    akan langsung menonaktifkan kepala kampungnya,’’ terangnya.     

    Diungkapkan bahwa saat ini sejumlah kampung   sedang dalam kajian  terkait dengan pengelolaan dana desa tersebut. Apabila   dari  hasil kajian  itu ditemukan   potensi  penyalagunaan dana desa, maka  pihaknya  akan laporkan  terlebih dahulu ke bupati  untuk selanjutnya dilakukan proses  non aktif. ‘’Jika  kepala kampungnya dinonaktifkan  maka nanti kepala distrik   menunjuk  Plt untuk  melaksanakan  tugas-tugas kepala kampung tersebut,’’ paparnya.  (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: