Sepakat Evaluasi Otsus

By
Ramses Wally ( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA – Ketua PKPI Papua, Ramses Wally memberikan tanggapan terhadap wacana evaluasi otsus di Papua, dimana dimasaakan habisnya Otsus tersebut Ia mengatakan sebaiknya evaluasi Otsus dilakukan.

“saya harap dalam wacana ini yang perlu dievaluasi adalah uang Otsus itu, dalam hal ini uang yang banyak dari Otsus tersebut dikemanakan selama ini, karena nyatanya sampai saat ini masyarakat masi susah atau belum sejahtera,”ujar Ramses Wally.

Dimana menurut Ramses bahwa wacana untuk mengevaluasi dan menolak wacana evaluasi terkait Otsus merupakan persoalan yang butuh keterbukaan dari berbagai pihak yang terkait namun evaluasi Otsus tersebut tetap berjalan meski dalam bentuk penelitian atau pengukuran sejauh mana unag Otsus itu bermanfaat bagi masyarakat.

“hal ini mestinya harus ada kesepahaman baik itu Pemda maupun pusat dan diadakan duduk bersama dalam memberikan solusi terkait pelaksanaan evaluasi Otsus tersebut dalam hal ini harus ada kejelasanya,”paparnya.

Lanjutnya, jika beberapa pihak sudah sepakat, maka Ia berharap untuk membentuk suatu tem yang turun langsung ke lapangan atau ke masyarakat Orang Asli Papua (OAP) guna untuk melihat apakah otsus memberikan dampak bagi OAP atau tidak.

“ini sangat penting karena, merlalui evaluasi tersebut kita bisa mengetahui apakah Otsus yang ada selama ini betul dirasakan oleh masyarakat atau hanya penikmatnya saja, sehingga disinilah yang saya tegaskan bahwa pentingnya Otsus ini untuk dievaluasi meski dengan cara yang berbeda,”tegasnya.

Kata Ramses, hal yang perlu diingtakan adalah otsus ini lahir dari dara atau pembunuhan OAP melalui wacana referendum atau masyarakat OAP meminta untuk merdeka, jadi diharapkan kehadiran Otsus tersebut bisa memerdekakan masyarakat Papua melalui masyarakat yang sejahtera, maju dan berkembang. 

Dimana ada empat program dasar yang seharsunya menjadi fungsi utama Otsus seperti, pendidikan, kesehatan, peningkatna ekonomi dan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat OAP.(kim/gin).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: