Sepakat Hak Asuh Anak Untuk Keluarga Korban

By
Keluarga tersangka dan keluarga korban  saat menandatangani kesepakatan hak asuh anak, terkait  kasus  pembunuhan yang dilakukan oleh FRA kepada istrinya  Mariana Agnela Kewat  di Aula Mapolres Merauke, Selasa (18/6). ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE-  Keluarga  korban dan keluarga   tersangka atas  pembunuhan  yang dilakukan oleh FRA (24)  terhadap istrinya bernama Mariana Agnela Kewat  dengan cara ditembak  dengan   senapan angin melakukan  pertemuan  yang dimediasi oleh  pihak  kepolisian  Resor Merauke di Aula Mapolres Merauke,  Selasa (18/6). 

    Mediasi kedua  pihak   ini dipimpin oleh Kasat Binmas AKP Horas Nababan. Dalam    media  itu,  keluarga   tersangka  sepakat memberikan hak asuh terhadap  anak semata  wayang  dari pelaku dan korban bernama Fernandes  Alvaris Yengmen Apay kepada  keluarga korban.  Selain itu,   dalam kesepakatan   itu juga tersangka  dan pihak  keluarga  tersangka  tidak  boleh menghubungi dan menganggu lagi anak  tersebut karena  hak asuh sepenuhnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban.   Tak hanya itu,    marga  dari anak   tersebut akan diganti dengan  marga dari keluarga  korban. Surat kesepakatan  ini ditandatangani kedua belah  pihak di atas materai  Rp 6000. 

  ‘’Kedua  kesepakatan   itu   telah ditandatangani  oleh kedua belah pihak, baik keluarga  korban maupun keluarga  tersangka,’’ kata Kasat Binmas  AKP Horas  Nababan.  

  Horas Nababan juga meminta   kedua belah pihak  untuk menyampaikan  kepada keluarga  yang  belum hadir dalam mediasi ini, sehingga apa   telah dicapai  kedua belah pihak dapat diketahui bersama. Iapun berharap, kedua belah pihak  untuk  tetap menjaga     suasana   yang damai. 

  Seperti diketahui, kasus pembunuhan    yang dilakukan oleh  tersangka FRA tersebut  terjadi pada Sabtu (15/6) lalu. Berawal saat  tersangka dan korban bertengkar. Lalu tersangka  yang berada di kamar tidur mengambil   senapan angin caliber   4,5   dan mengarahkan ke  korban yang ada  dapur  yang hanya dibatasi oleh atap seng  yang sudah karat. Setelah mengeluarkan tembakan tersebut, tersangka kemudian  melihat istrinya terkapar ke  lantai. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Korban kena    peluru dari senapan itu pada pelipis  kirinya. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: