Sering Dicek Kondisi Rem, Ketika Turunan Gunakan Rem Depan dan Belakang Secara Bersamaan

By

Kasus Rem Blong Motor Matik yang Sering Terjadi, Apa Kata Para Mekanik 

Motor matik sudah lama “mengaspal” di Indonesia, dan jumlah metor Matik di Indonesia kian hari kian banyak. Namun baru-baru ini terjadi lakalantas yang diduga diakibatkan sistem pengeraman motor matik yang tak sempurna, mengapa bisa demikian, apa kata mekanik yang biasa menservice motor matik tersebut?

Laporan: Priyadi-Jayapura

Muisibah kecelakaan yang disebabkan karena masalah rem blong pada motor Matik  masih sering terjadi, apalagi kejadian terjadi di jalanan turunan tentu membahayakan keselamatan pengendara dan penumpangnya. Bagaimana cara menyikapi supaya rem motor Matik  aman digunakan saat berkendara?

 Musibah kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan korban jiwa sampai meninggal dunia sampai saat ini masih sering terjadi di jalanan jayapura. Kebanyakan motor yang digunakan adalah motor Matik  dan diduga disebabkan karena rem blong. Hal ini tentu membuat pemilik motor Matik  merasa was was dan khawatir jika mengunakan motor Matik  pada saat turunan tentu resiko sangat luar biasa bisa membahayakan keselamatan pengendaran.

Padahal motor matik saat ini menjadi “raja jalanan” setiap mata memandag selalu saja didominasi motor  matik dari berbagai pabrikan. Informasi yang dihimpun koran ini dari 10 motor terjual 60 persen diantaranya motor matik. Sedangkan sisaknya motor bebek dan motor sport. 

Cenderawasih Pos mendatangi bengkel astra motor Entrop. Service Advisor Bengkel Astra Motor Entrop, Ilman mengatakan, pemilik kendaraan motor Matik  khususnya Honda memang harus mengetahui cara merawat rem motor Matik  supaya tidak blong yakni Bersihkan kampas rem secara rutin bisa ke bengkel,  Pastikan terdapat jarak antara kampas rem dengan piringan cakram, Pastikan bearing atau laher motor selalu terlumasi, Hindari penggunaan rem mendadak. Jika jalanan turunan maka bisa gunakan rem depan dan rem belakang secara seimbang.

 Ilman mengakui, sejatinya panduan dalam mengecek kondisi rem pada kendaraan Matik  dan kendaraan konvensional baik motor bebek dan sport itu sama hanya saja dikembalikan lagi pada pemiliknya, apakah mereka mau melakukan perawatan dan pengecekan setiap saat atau tidak.

  Menurutnya, sebelum menggunakan motor sebaiknya semua dicek terlebih dahulu kondisi motor Apakah ban kondisi rem lampu dan lainnya sehingga bisa meminimalisir kecelakaan di jalan saat berkendara.

 Diakui, untuk pemeriksaan rem motor pemakain normal dalam buku panduan sekira 4000 km di cek, bila perlu setiap 4000 KM penggunaan langsung di cek ke dealer dan jika memang penggunaan pengendaranya daerahnya naik-turun tentu tidak sampai 4000 KM karena rem lebih sering dilakukan.

 Ilman juga memberikan solusi pada saat pengendara berjalan dan dapat jalan turunan supaya penggunaan rem di motor Matik  ini tidak berbahaya masih aman, lebih bagusnya diimbangi dengan rem depan karena jalan turunan lebih curam makanya untuk motor Honda sendiri ada sistem rem fitur CBS tekan rem belakang rem depan juga ikut mengirim.

 Menurutnya, kondisi jalan jayapura lebih banyak motor Matik  jadi pemilik kendaraan tentu harus selalu mengecek kendaraannya tidak boleh asal pakai. Dan selama ini masyarakat yang service motor Honda di bengkel juga banyak termasuk dalam pengecekan kondisi rem dan kampas rem.

 Diakui, untuk motor konvensional atau motor bebek dan sport masih ada bantuan mengurangi kecepatan pada saat turunan dengan mengurangi gigi/prosneleng, namun untuk metor Matik  hanya mengandalkan rem depan dan rem belakang jadi pengendara juga harus tetap berhati-hati dan selalu mengecek kondisi kondisi rem apalagi lewati jalanan turunan dan tanjakan, jadi perawatan rem motor Matik  harus diprioritaskan.

Di tempat terpisah,  mekanik bengkel Motor Yamaha Polimak, Jayapura,  La Imam, mengakui, selama ini musibah kecelakaan yang diakibatkan karena rem blong untuk motor Matik  Yamaha jarang sekali terjadi. Hal ini berdasarkan keluhan yang ia terima dari pemilik motor Matik  Yamaha saat melakukan  perawatan di bengkel Yamaha jarang ada keluhan rem motoe Matik  blong.

 Pasalnya, Produk motor yamaha khususnya Matik  benar-benar keamanannya diutamakan khususnya motor Matik  Yamaha. Hanya saja, juga tergantung dari pemakainya kalau malas tahu saat memakai motor Matik  tidak mengecek rem asal pakai dan beban yang dimuat tidak normal tentu pasti berbahaya karena sangat mempengaruhi saat pengerman khususnya di jalanan turunan.

  “Kalau motor bebek dan sport gunakan rem tromol paling rem blong jarang kalau yang pakai rem tipe cakram terjadi sleding ini juga kembali lagi pemakaian orangnya kalau memang lengket saat di rem pada piringan cakram ini harus segera di cek dan diperbaiki,”katanya, Sabtu (16/10)pekan kemarin.

 Ia juga membagi tips jika saat berkendara jalanan turunan tajam gunakan rem cakram belakang  diimbangi  rem depan juga supaya pengereman jug maksimal dan ini juga tergantung bebannya juga, kalau bebannya normal tidak akan blong. Seperti jangan berboncengan melebihi kapasitas yang ditentukan jangan 3 orang dan barang yang diangkut jangan berat apalagi saat turunan karena ini sangat berbahaya sekali.

  Bagi pemilik kendaraan Matik  sebelum mengendara cek dulu kendaraan, remas dulu remnya kalau pendek atau tipis di cek, termasuk cek kondisi kampas rem, ban.

 Menurutnya, kenormalan pemakaian kampas rem motor bisa menempuh waktu sekira 3000 km, namun ini juga  tidak bisa menjadi patokan kalau pemilik kendaraan tinggalnya di daerahnya yang jalannya naik turun tentu tidak sampai 1 bulan bisa di ganti kampas rem dan harus selalu di cek juga setiap saat.

 Menurutnya, sebelum motor dipasarkan pasti faktor keselamatan diperhitungkan apakah itu soal fasiltas rem motor Matik  dan konvesional, tapi ini juga tergantung jadi pengendara dan pemiliknya jamgan asal pakai motor,  sebelum memakai harus di cek terlebih dahulu dan ikuti sesuai  petunjuk yang diberikan karena ini juga mempengaruhi faktor keselamatan dalam berkendara.

 Sementara itu, Agus selaku mekanik bengkel di abepura juga mengakui, kalau masalah rem blong pada motor Matik  memang sering ditemui pada saat masyarakat datang ke tempatnya untuk melakukan service motor. Agus melihat rem blong biasanya terjadi kalau kampas rem sudah tipis namun tetap dipakai sehingga saat meremas rem depan dan belakang walaupun dilakukan  secara kuat sampai ke belakang tetap saja rem tidak mau, karena kampasrem habis atau penyetelan rem jarang sekali dilakukan.(*/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: