Setiap Cabor Diharapkan Sumbang Medali Emas

By
Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya saat memberikan keterangan kepada awak media saat ditemui di Aula Tony A. Rompies Kodam XVII Cenderawasih, Selasa (14/01) siang kemarin. ( FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua terus intens menyiapkan atletnya untuk mampu mengukir prestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020.

37 cabang olahraga akan dipertandingkan pada event nasional empat tahunan tersebut. Papua sebagai tuan rumah siap tampil disemua nomor yang dipertandingkan. 

Tak tangung-tanggung, kontingen Papua memasang target menjadi juara satu diluar pulau Jawa dan masuk dalam posisi lima besar secara umum. 

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah Papua melalui KONI Papua berharap masing-masing cabang olahraga mampu menyumbangkan medali emas sebanyak-banyaknya.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan, bahwa jika ada cabang olahraga yang tak mampu memberikan satu medali emas pun akan menjadi catatan tersendiri dan menjadi kenangan buruk bagi cabang olahraga itu sendiri. 

Pasalnya, PON kali ini di selenggarakan di Bumi Cenderawasih, sehingga hal itu menjadi semangat baru bagi cabang olahraga Papua agar bisa memberikan prestasi gemilang untuk Bumi Cenderawasih. 

“Jika ada cabang olahraga yang tidak bisa menyumbangkan satupun medali emas, maka akan menjadi kenangan pahit bagi mereka sendiri, karena tidak bisa berbuat untuk Tanah Papua,” ungkap Kenius kepada awak media saat ditemui di Aula Tony A. Rompies Kodam XVII Cenderawasih, Selasa (14/01) siang kemarin.

“Apalagi PON kali ini diselenggarakan di Tanah Papua. Jadi tentu mereka akan malu sendiri jika tidak mampu meraih satu medali emas,” sambungnya. 

Oleh karena itu, Kenius mengingatkan kepada para pelatih untuk benar-benar serius menyiapkan atletnya guna mencapai target yang telah diembankan oleh Gubernur Papua. 

“Waktu kita tidak lama, oleh karena situ semangat tahun baru ini memacu diri untuk menyiapkan diri, kami akan cek persiapan cabor, latihannya bagaimana, makanannya bagaimana, akomodasinya bagaimana,” ujarnya, 

Bahkan Kenius menegaskan, pelatih yang dinilai tidak serius menyiapkan atletnya dengan baik maka KONI Papua tidak segan-segan memecat pelatih tersebut. 

“Waktu untuk melatih semakin berkurang, kalau tidak serius kami akan cari pelatih baru, mulai dari sekrang siapkan diri untuk prestasi,” tandasnya. (eri).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: