Siap Bangun Keutuhan NKRI

By
Apel  besar  yang dilakukan Pengurus Kwartir Cabang  Pramuka Kabupaten Merauke  dalam rangka memperingati HUT ke-58 Pramuka di  Makodim 1707/Merauke, Sabtu (24/8).   ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE-Pengurus Kwartir Cabang  Pramuka Kabupaten Merauke menggelar apel   besar  Pramuka dengan tema siap membangun Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)    di Lapangan Makodim 1707/Merauke, Sabtu (24/8). Wakil Ketua II  Pengurus Pramuka  Kabupaten Merauke Sri Muchalif  yang menjadi irup  pada  apel besar  tersebut mengungkapkan, kegiatan   yang dilaksanakan  ini  memperingati  HUT ke-58 Pramuka. 

   Semestinya, tanggal 14  Agustus merupakan HUT Pramuka, namun  karena  bertepatan dengan hari libur  fakultatif di Merauke  terkait peringatan masuknya misi Katolik  ke Papua Selatan, sehingga   HUT Pramuka tersebut diundur.  

  “Hari pramuka itu jatuh pada 14 Agustus tapi kita   tahu di Merauke pada tanggal   itu juga kita  mempumyai acara besar  sehingga kita tunda dan baru hari ini  kita bisa laksanakan,’’ kata  Sri Muchalif.   

  Namun sebelum  apel tersebut, jelas Sri Muchalif, pada   Jumat (23/8) malam  bertempat di SMAN 3 Merauke  digelar ulang janji  yang dihadiri sekitar 300 anggota Pramuka dari  peserta didik SMA-perguruan  tinggi. 

  Sri Muchalif juga menjelaskan bahwa di bulan Agustus 2019 ini, Kwartir Nasional telah mencanangkan sebagai bulan  bakti. Untuk Merauke, kata dia,  telah dilakukan sejumlah kerja bakti diantaranya pembersihan  pantai,  larangan penggunaan kantong plastik  dan juga mengiriman  bantuan  ke Asmat  terkait dengan  Kejaksaan Luar Biasa (KLB) yang terjadi  di Asmat tahun lalu.

  “Yang belum   kita laksanakan  itu adalah donor darah  yang  nantinya kerja sama dengan PMI,’’ jelasnya.  

  Sri Muchalif menjelaskan  bahwa ikut pramuka  bagi pelajar adalah wajib   dalam rangka membangun karakter, keterampilan dan disiplin dari anak tersebut.  ‘’Paling   penting soal karakter dan  disiplin. Kalau  seorang pramuka sudah disiplin maka  paling tidak  itu akan menunjung kehidupannya  nanti. Apalagi  sekarang ini dengan kurikulum 13 (K13), sebenarnya memberikan kesempatan kepada pramuka untuk lebih banyak  mengambil bagian terutama dalam pendidikan. Kita juga sudah dikuatkan karena UU Pramuka sudah ada. Kalau  dulu,  hanya AD/ART,’’ tambahnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: