Soal Calon Wabup Biak, Belum Ada Sikap Tegas Parpol

By

BIAK-Bupati Herry Ario Naap, SSi,MPd kembali menegaskan bahwa kekosongan wakil bupati masa sisa jabatan 2019 – 2024 pada dasarnya siap ditindaklanjuti melalui pemilihan, hanya saja partai koalisi hingga saat ini belum menyerahkan dua nama yang akan diajukan ke DPRD Biak Numfor untuk dipilih salah satunya. 

   Hal itu kembali secara tegas disampaikan oleh Bupati Herry Naap saat menghadiri rapat pembahasan kekosongan jabatan wakil Bupati Biak Numgor  bersama dengan jajaran anggota DPRD Biak Numfor, di ruang sidang DPRD Biak Numfor, Rabu (7/7) kemarin. 

   Dikatakan, bahwa kekosongan jabatan wakil bupati disebabkan karena tidak adanya ketidakjelasan sikap dari partai politik, ketiga parpol ngotot mengajukan wakilnya masing-masing, sementara regulasi mengharuskan hanya dua nama yang bisa diajukan untuk dipilih. 

  “Harus ada ketegasan dari partai politik pengusung yang tergabung dalam koalisi pengusung pasangan bupati dan wakil bupati untuk menentukan dua nama, lalu dilanjutkan ke DPRD Biak Numfor untuk dipilih. Jadi kami berharap jangan ini seolah-olah sengaja dijadikan bola liar, harus tegas dong, ini ranah parpol bukan bupati,” tegas Bupati. 

    “Kalau aturan mengisinkan saya yang tentukan dua nama, maka sudah pasti sudah ada dua nama saya usulkan untuk dipilih, saya juga mau ada wakil bupati supaya kami bisa membagi tugas melayani masyarakat. Jadi jangan seolah-olah dibangun opini saya menghalangi, ya silakan tanya ketiga parpol, kenama belum ada dua nama yang diusulkan, ternyata ketiga parpol tidak ada mau mengalah,” lanjutnya menambahkan.

   Ketiga parpol yang tergabung dalam koalisi dan semuanya mengajukan tiga nama adalah Partai Golkar, Partai PDI Perjuangan dan Partai Hanura. Sementara kekosongan wakil bupati itu terjadi, karena Almarhum Nehemia Wospakrik yang merupakan satu paket dengan Bupati Herry Naap pada saat Pilkada meninggal dunia sebelum dilantik. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: