Soal Teroris, Kepala BNPT Turun Langsung ke Merauke

By

MERAUKE-Tertangkapnya puluhan tersangka terduga terorisme di Kabupaten Merauke  beberapa waktu lalu, membuat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Drs Boy Rafly Amar, SH bersama rombongan  turun langsung ke Merauke. 

  Kemarin,  Kepala BPNT melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, adat dan agama  yang dihadiri Forkopimda dengan tema silaturahmi kebangsaan BNPT RI dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di Swiss Belhotel Merauke.  

  Dalam pertemuan yang dihadiri tokoh Selatan Papua Drs Johanes Gluba Gebze,  juga ada dialog. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Drs Boy Rafly Amar, SH menjelaskan terkait dengan  adanya terduga terorisme yang ditangkap di Merauke, kelompok-kelompok intoleran  dan radikalisme maka perlu dibangun kesiapsiapaan  tidak hanya  oleh unsur aparat pemerintah,  TNI dan Polri, pemerintah daerah tapi juga masyarakat. 

  “Karena masuknya virus (paham teroris.red) ini, masuk dalam system kehidupan masyarakat tanpa diketahui. Tanpa terasa sudah ada di tengah-tengah kita. Masyarakat dengan aparat  perlu  kewaspadaan dan deteksi dini diperlukan.” kata jenderal bintang tiga tersebut. 

  Mantan Kapolda Papua ini menjelaskan bahwa Indonesia sebagai  negara demokrasi, namun dalam konteks berkumpul harus memiliki tujuan yang baik. Harus sejalan dengan konstitusi dan ideologi. Kelompok radikalisme dan intoleran serta terorisme anti kepada konstitusi dan ideologi negara Pancasila dan UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

   “Dalam menghadapi musuh, negara tidak kuat hanya dilaksanakan oleh unsur pemerintah pusat  dan daerah tapi seluruh unsur civil society. Harus Bersatu padu. Karena virus-virus yang dikembangkan itu masuk dalam  masyarakat tanpa diketahui. Bahkan bisa menjadi korban terorisme dan bisa menjadi pelaku terorisme,” terangnya. 

   Karena itu, tandasnya, perlu kesiapsiagaan, kewaspadaan dan kepekaan dari seluruh komponen masyarakat dalam sikap intoleran, radikalisme dan terorisme tersebut. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: