Sopir Dipalak dan Dikeroyok, Selamatkan Diri ke Polda

By

Kondisi mobil yang dirusak warga saat dibawa korban ke Mapolda Papua pada Kamis (14/7) kemarin. Korban melarikan diri karena sempat dipalak dan dikeroyok.(FOTO: Foto/Humas Polresta)

JAYAPURA-Nasib malang dialami seorang sopir taxi bernama Engga (32). Karena kecapekan ia lantas  tidur di dalam mobilnya dan tak lama ia didatangi dua orang tak dikenal kemudian melakukan pemalakan dan pengeroyokan. 

  Korban yang kabur justru dihadang oleh satu pelaku lainnya persis di depan mobil. Karena panik iapun memilih tancap gas dan menabrak pria yang menghadangnya. Dengan kondisi bersimbah darah ia melarikan diri dengan mobilnya ke Polda  Papua. 

  Kondisi korban ketika itu mengalami sejumlah luka akibat dikeroyok dan mobil yang digunakan juga dirusak. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra, S.H., M.H saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Kamis (14/7) pagi sekira pukul 09.00 WIT. 

  Awalnya,  saat korban yang sedang tertidur di dalam mobilnya bertempat di Pantai Base-G. Tak lama datang dua orang tidak dikenal dan melakukan pemalakan terhadap korban hingga melakukan pengeroyokan terhadapnya. 

 “Karena takut, iapun memiliki langsung kabur menggunakan mobilnya meninggalkan lokasi kejadian. Tapi saat hendak kabur ada seseorang yang tidak dikenalnya berada tepat di depan mobil dan tanpa banyak tanya korban memilih menabrak orang tersebut,” ucap Kapolsek Jahja, Jumat (1/7).

  Lebih lanjut kata Kapolsek, masyarakat yang berada di lokasi kejadian sempat melihat mobil kabur tersebut meneriaki bahwa korban adalah pelaku tabrak lari hingga dilakukan pengejaran dan pelemparan mobil oleh warga. Beruntung, korban tetap berhasil kabur dan mengamankan diri ke Mapolda Papua.

  “Anggota Polda Papua yang melihat kondisi korban dengan bersimbah darah dan mobil yang dalam keadaan rusak parah kemudian langsung mengevakuasi korban ke RSUD Dok II untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujar Jahja.

   Kapolsek menegaskan, dalam kejadian tersebut ada tiga kasus yang terjadi, diantaranya yakni, kekerasan terhadap orang (pengeroyokan), kekerasan terhadap barang (pengrusakan) dan lakalantas. 

  “Untuk itu korban yang juga merupakan pelaku lakalantas kini bersama barang bukti mobilnya telah kami amankan di Mapolsek Jayapura Utara seraya menunggu laporan lakalantas oleh korban yang ditabrak olehnya. Kasus ini sementara kami dalami untuk mencari keterangan para saksi hingga mengungkap siapa pelaku-pelakunya,” imbuh Kapolsek.(ade/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: