Beranda Merauke Hari Ini SPKT Diharapkan Tingkatkan PAD Merauke

SPKT Diharapkan Tingkatkan PAD Merauke

0
Bupati  Merauke Frederikus Gebze, SE, MSi,  Direktur  Pelabuhan  Perikanan Direktorat  Jenderal  Perikanan Tangkap Kementerian KP Kelautan dan Perikanan  RI Ir. Frits  P. Lesnussa, M.Si, Wakil Bupati  Sularso, SE dan  Muspida saat menghadiri  peresmian Sentra Kelautan dan Perikanan  Terpadu Merauke  oleh Menteri Perikanan dan Kelautan RI Susi Pudjiastuti lewat video teleconfrence  dari Jakarta dan 15 titik lainnya di Indonesia, Kamis (10/10). ( foto : Sulo/Merauke )

Dari Peresmian Proyek  Bernilai Rp 114 Miliar 

MERAUKE-  Kendati  sudah  difungsikan  sejak 2017  lalu,   namun Sentra Kelautan dan Perikanan     Terpadu (SPKT)  yang ada   di bawah Kementerian  Kelautan dan Perikanan   Republik Indonesia  di Merauke diresmikan oleh Menteri Keluatan dan Perikanan  Republik Indonesia  Susi Pudjiastuti bersama  dengan sejumlah proyek lainnya yang  ada di 15 titik lainnya di Indonesia, Kamis (10/10).  

   Peresmian dilakukan   Menteri  KKP di Muara Baru Jakarta  lewat Video Teleconfrence  dari Muara Baru Jakarta  di 15 titik  lainnya tersebut.  Total  nilai proyek yang diresmikan  di 16 titik  di Indonesia  tersebut  di atas Rp 1 triliun.    Proyek  di Merauke   yang diresmikan  itu antara  lain,  gedung kantor   berlantai dua, Pelabuhan  Perikanan Samudera, cold storage,   tempat pelelangan  ikan dan sejumlah proyek  lainnya.  

   Direktur  Pelabuhan  Perikanan Direktorat  Jenderal  Perikanan Tangkap Kementerian  Kelautan dan Perikanan  RI Ir. Frits  P. Lesnussa, M.Si, mengungkapkan  bahwa SPKT  Merauke  sangat didukung Pemerintah Kabupaten Merauke  karena  pembangunan SPKT Merauke menghabiskan  Rp 114 miliar dan telah dilihat manfaatnya.  Dimana, produksi  ikan pada tahun 2017 sebanyak 12.000 ton, kemudian 2018  sebanyak 13.000 ton.  

  “Sementara  produksi  dari Januari sampai  Juli  2019, sebanyak  5.000 ton lebih,”  kata Frits  P. Lesnussa.  

  Menteri  Susi Pudjiastuti mengharapkan, kehadiran  SPKT di Merauke  dapat benar-benar meningkatan  anggaran pendapatan asli daerah  (PAD) dan   masyarakat di Merauke.   ‘’SPKT ini akan kita lengkapi dengan tempat pelelangan ikan  supaya  semua  kapal –kapal  ikan itu mendaratkan tangkapan ikannya  dan dilelang. bukan hanya dicatat saja. Setelah dilelang tentunya ada  retribusi yang bisa menjadi  pemasukan daerah,’’ tandasnya.  

   Namun  untuk  melaksanakan itu, menurut Menteri Susi dirinya  tahu bahwa  Pemerintah Kabupaten  Merauke  harus meminta kembali  pendelegasian pengelolaan aset dan pengelolaan wilayah laut  dari gubernur kepada bupati.  Tolong itu dilakukan dan dibuatkan Perdanya supaya kapal-kapal yang menangkap di Merauke diwajibkan   dan diharuskan semua bongkar  di Merauke,’’ kata Menteri.    

   Menteri Susi Pudjiastuti  menilai  bahwa 13.000 ton  ikan yang  sudah dibongkar di Merauke  tersebut sebenarnya masih  kecil dibandingkan dengan jumlah kapal yang  melakukan penangkapan  ikan  di laut Merauke. ‘’Kalau semua membongkar   di Merauke  seharusnya  diatas 100 ribu ton,’’ tandasnya.    

    Kepala  SPKT Merauke  Susanto Masita menjelaskan bahwa jumlah  kapal yang  telah  mendapatkan  izin dan akan melakukan pembongkaran di  Pelabuhan  Perikanan Samudera Merauke saat ini sebanyak 683 kapal yang dating dari berbagai  daerah di Indonesia.  Peresmian  dan video teleconference  ini selain dihadiri bupati Merauke  Frederikus Gebze dan Wakil Bupati  Sularso, juga Dandim 1707/Merauke, Kapolres Merauke, Kajari Merauke  dan sejumlah pejabat terkait. (ulo/tri)   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here