Sudah Dilarang, Tapi Masih Ada yang Membandel

By

Tampak sampah di KM 12 jalan nasional Holtekamp, Kota Jayapura, padahal DLHK sudah membuat papan bicara dilarang membuang sampah, Minggu (4/12) kemarin. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Lingkungan  Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Jayapura telah berusaha semaksimal untuk menjaga kebersihan di jalan nasional jembatan Youtefa hingga ujung pantai Holtekamp.

  DLHK  juga telah membersihkan kemudian dipasang papan bicara larangan membuang sampah. Namun saat ini kembali ditemukan lagi tumpukan sampah yang dibuang di sana di posisi KM 12 banyak sampah rumah tangga dibuang di sana

   Sekretaris DLHK Kota Jayapura Alex Deu mengatakan, DLHK sudah melakukan pembersihan di lokasi jalan nasional yang beberapa waktu lalu banyak tumpukan sampah dibuang oknum tidak bertanggung jawab dan sudah terlihat bersih. DLHK Kota Jayapura juga telah membuat papan larangan membuang sampah, tapi sekarang ada lagi tentu sangat disayangkan.

   “Kami sudah bersihkan sampah yang dibuang di jalan nasional Holtekamp tapi kini ada lagi tentu ini sangat disayangkan kenapa ada oknum warga yang buang sampah di sana tentu ini mengganggu pemandangan dan bisa menimbulkan bau jika dilewati,’’katanya, Minggu (4/12)kemarin.

   Menurut, jika memang masyarakat masih membutuhkan lokasi tempat membuang sampah lagi tentu bisa dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan DLHK Kota Jayapura, dengan demikian, nanti akan diputuskan daerah mana yang dijadikan tempat pembuangan sampah warga dan petugas DLHK Kota Jayapura bisa mengangkutnya, tapi jika seperti ini membuang sampah sembarangan dan dibuang di lokasi jalan nasional tentu tidak baik.

  Sementara itu, Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengakui, menjaga kebersihan Kota Jayapura adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya Pemkot Jayapura. Ia mengaku sangat menyayangkan kenapa masih ada oknum warga yang membuang sampah di jalan nasional holtekamp. 

  Padahal jalan itu banyak dilewati kendaraan. Jika banyak tumpukan sampah tentu mengganggu keindahan dan pemandangan terlebih lagi aroma dari sampah itu tentu bisa dicium pengendara yang lewat. Masyarakat diminta tetap jaga kebersihan lingkungan, jika lingkungan bersih maka kesehatan bisa terjaga, keindahan Kota Jayapura juga bisa terawat dengan baik.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: