Sumpah Pemuda, Batalyon A Pelopor Kibar Bendera di Bawah Laut

By

Peringati HUT Sumpah Pemuda Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Papua Gelar Pengibaran Bendera di Bawah Laut Sajaya, Kayu Batu. (Foto dok. Batalon Pelopor forCepos)

JAYAPURA-Memperingati HUT ke 94 tahun Sumpah Pemuda, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Papua yang dipimpin oleh Ipda Basthian Tutupary, menggelar upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut Tanjung Swaja, Kayu Batu, Kota Jayapura, Papua,  Jumat (28/10).

  Upacara pengibaran bendera Merah Putih di Bawa Laut Swaja, Kayu Batu, Kota Jayapura ini, dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo. Dalam prosesi tersebut, Wempi bersama para peserta upacara kompak mengenakan perlengkapan menyelam.

  Mereka terlebih dahulu berbaris di Dermaga Ditpolairud Polda Papua, lantas kemudian menuju Tanjung Kayu Batu untuk membentangkan bendera merah putih di bawah laut.

  Komandan Batalyon A Pelopor,  Brimob Kotaraja, Kompol Clief Gerald Duwith, SE, SIk, mengatakan pada moment peringatan sumpah pemuda ini diharapkan generasi muda Papua mampu bekerja demi kepentingan bangsa dan negara terkhusus perkembangan tanah Papua.

   “Semoga semangat dari pada peringatan Sumpah Pemuda ini mempengaruhi semangat dari generasi Papua untuk dapat mengabdi dan bekerja untuk kepentingan bangsa dan Negara,” ujar Komandan Batalyon A Pelopor,  Brimob Kotaraja.

  Dengan melihat berbagai macam tantangan zaman yang ada, Clief Gerald Duwith mengajak generasi muda Papua untuk dapat bersaing secara sehat baik untuk peningkatan ekonomi, maupun  sosial kemasyarakatan di tanah Papua.

  “Tidak bisa dipungkiri pertumbuhan penduduk, serta pengaruh budaya luar terhadap budaya lokal di Papua akan mempengaruhi kreatifitas generasi muda Papua, namun melalui moment hari sumpah pemuda ini kami ingin mengajak generasi penerus Papua untuk bangkit dan siap bersaing demi kemajuan bangsa dan khususnya tanah Papua,” pintanya.

  Pertumbuhan dan kemajuan tanah Papua, kata Clief Gerald Duwith, tidak terlepas dari pengaruh generasi muda, sehingga diapun berharap adanya kontribusi dari anak muda Papua untuk pembangunan tanah Papua.

  “Kemajuan suatu bangsa dan negara tidak terlepas dari peran generasi muda, khususnya di tanah Papua, saatnya generasi mudah harus bisa berkarya untuk kemjauan tanah Papua, untuk itu kami ingin agar generasi muda Papua diharapkan tidak menetap pada zona yaman, tetapi mulai bangkit dan harus siap bekerja untuk kepentingan negara,” tutup Clief Gerald Duwith. (rel/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: