Tahun ini, Pemkab Alokasikan Rp 7 Miliar Rumah Sakit Tipe B

By

MERAUKE-  Pada tahun 2019   ini, Pemerintah Kabupaten Merauke melalui  Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7 miliar  untuk  pembangunan rumah sakit   tipe B atau regional  yang ada di Kelurahan Kamundu, Merauke. 

‘’Tahun ini,  kita alokasikan Rp 7 miliar  untuk kelanjutan pembangunan   rumah sakit  tipe B ayng ada di Kelurahan Kamundu atau belakang perumahan Veteran Merauke,’’ kata Plt Kepala Dinas kesehatan Kabupaten    Merauke Dra Erni Siahaya, kepada wartawan  di Merauke, Senin (9/9). Menurut  Erni Siahaya, dana  sebesar    Rp 7 miliar tersebut  diperuntukan untuk analisis dampak lingkungan (Amdal) dan penimbunan. ‘’Pemenangnya sudah ada. Tinggal dikerjakan,’’ jelasnya. 

   Selain  dana Rp 7 miliar  dari APBD Kabupaten  Merauke  itu,  Erni Siahaya mengaku  bahwa   juga ada anggaran dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua sebesar Rp 15 miliar sehingga pada tahun 2019  ini dialokasikan  anggaran dengan total Rp 22 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Merauke dan Provinsi Papua.   

    Menurut dia, dana dari APBD Provinsi Papua digunakan  untuk kelanjutan pembangunan klinik   rumah sakit  yang sudah dibangun di lokasi  tersebut. ‘’Kliniknya sangat besar. Jadi  dana itu  digunakan  untuk bangun  kelanjutan dari klinik tersebut ,’’ terangnya.  

    Erni Siahaya membantah  jika  Pemerintah  Kabupaten  Merauke dinilai  tidak memberikan perhatian terhadap pembangunan rumah sakit   tipe B yang akan menjadi rumah  sakit  rujukan bagi masyarakat yang ada di  wilayah  Selatan Papua  tersebut.  Sebab, lanjut   dia , jalan  menuju  rumah sakit  tersebut telah dicor dan diaspal. 

  Meskipun   belum seluruhnya   jalan  ke lokasi pembangunana  rumah sakit tersebut  dicor dan diaspal namun  menurut Erni  Siahaya  akan dilakukan  pemerintah secara bertahap karena anggaran  yang ada juga terbatas.  Selain  itu,  jelas dia, jaringan listrik   juga sudah sampai ke  lokasi  rumah sakit  tersebut.  Namun soal target pembangunan rumah sakit ini, Erni Siahaya  mengaku  belum mengetahui  karena  menurutnya  tentunya  akan disesuaikan dengan  ketersediaan anggaran yang ada. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: