Tak Taat Isoman, Bisa Menambah Penyebaran Covid-19.

By

WAMEN-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy Mambieuw, SpB mengungkapkan bahwa kemungkinan penambahan kasus Covid-19 di Wamena terus terjadi. Hal ini, lantaran ada pasien yang terkonfirmasi positif, namun tidak taat dalam karantina atau isolasi mandiri di rumah masing-masing.

  Diakui bahwa karena keterbatasan tempat penampungan,  masih ada pasien Covid -19 yang diminta untuk karantina mandiri di rumah. “Kalau karantina di rumah mandiri di rumah sendiri ini tidak terkontrol karena mungkin pasien bisa jalan keluar melakukan komunikasi dengan keluarga maupun bersosialisasi dengan warga sekitar rumahnya dan orang luar juga tidak terapkan prokes dengan baik, maka  bisa terjadi penularan kepada orang lain lagi,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos via selulernya Selasa (3/8) kemarin.

  Ia menyatakan paling bagus sebenarnya pasien Covid -19 harus di tempat karantina yang bisa terpantau oleh petugas kesehatan dan petugas keamanan yang ada disana. Belum lagi ada masalah   pasien yang melarikan diri dari tempat penampungan, ini juga menjadi masalah lagi  , karena bisa menyebarkan virus itu terus.

  “Kita harapkan dalam penanganan Covid -19 semua instansi bisa berkolaborasi, bukan hanya semua dilimpahkan kepada petugas kesehatan saja, baik Dinas Kesehatan maupun RSUD Wamena, contoh Dinas Perhubungan Darat harus punya Posko sendiri untuk memantau kendaraan yang masuk dari Luar Jayawijaya,”bebernya

  Sementara contoh kedua, seperti Perhubungan udara, meskipun Jayawijaya sudah melakukan penutupan bandara, namun ada penerbangan dengan pesawat kecil yang melakukan penerbangan dari Jayapura ke kabupaten pemekaran ini juga bisa dilakukan pemantauan karena usai masuk lewat kabupaten pemekaran dilanjutkan masuk ke Jayawijaya dengan menggunakan jalan darat.

  “Kalau Dinkes fungsinya jika pasien itu dilakukan PCR dan positif, kalau bergejala dimasukan ke RSUD Wamena kalau tidak bergejala dimasukan ke tempat karantina maka teman -teman dari Instansi lain seperti Satpol PP, Kepolisian menjaga disitu,”bebernya.

  Selama ini setiap pasien yang positif bergejala maupun tidak bergejala apabila sudah dimasukan diruang isolasi atau karantina langsung diberikan obat untuk dikonsumsi selama 10 hari kedepan, hal yang sama juga dilakukan terhadap pasien yang diminta karantina mandiri di rumah.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: