Beranda Merauke Hari Ini Tanamkan Kecintaan Baitullah dan Berhaji Sejak Dini

Tanamkan Kecintaan Baitullah dan Berhaji Sejak Dini

0
Anak-Anak TK,  SD dan SMP  IT Ibnu Sina  saat melakukan latihan manasik haji dengan mengelilingi Ka’bah  di Lapangan Mandala Merauke, Sabtu (3/8)  ( FOTO : Sulo/Cepos)

MERAUKE- Dalam rangka  menanamkan kecintaan  terhadap Baitullah dan berhaji sejak dini,   jaringan sekolah terpadu Merauke dari Yayasan Assalam Merauke  yang mengelola  PAUD-TK, SD dan SMP   di Merauke  menggelar   latihan manasik haji  di Lapangan Mandala Merauke, Sabtu  (3/8). 

    Saat membuka   latihan manasik haji bagi    TK, pelajar SD dan SMP   tersebut, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten  Merauke  Drs Nirwanto, M.Si, menyampaikan terima kaish kepada pihak panitia yang  telah menyusun program   latihan manasik  haji  yang merupakan program rutin tahunan. ‘’Tentunya sekolah menyiapkan  calon-calon generasi penerus  bangsa.   Tentunya   haji merupakan rukun Islam yang  kelima,’’  katanya. 

   Menurut   Nirwanto dengan  latihan seperti ini maka  anak-anak  tersebut akan punya pengalaman, pengetahuan sehingga nanti  saatnya nanti tidak perlu manasik secara berulang-ulang karena  sejak dini mereka sudah tahu dan memahami. “Mudah-mudahan  semua dipanggil oleh Allah SWT   untuk berhaji,’’ terangnya.  

  Dikatakan, rukun Islam   yang tidak kalah penting yang tidak boleh  ditinggalkan oleg seorang Muslim adalah Salat.   “Barang  kali salatnya  yang harus disempurnakan dulu. Tidak boleh ditinggalkan kecuali bagi  perempuan  pada waktu  tertentu,’  harapnya.  

  Sementara itu, Kepala Sekolah SMP IT Ibnu Sina, Alif Kurniawan mengungkapkan tujuan dari manasik haji ini adalah untuk menumbuhkan semangat kecintaan kepada baitullah dan berhaji di usia dini.     

  “Tujuannya  adalah untuk kita menumbuhkan semangat  anak-anak mencintai baitullah dan berangkat  haji,”  katanya.

   Tujuan lainnya, lanjut dia adalah untuk menumbuhkan kebersamaan  diantara anak-anak  tersebut. Sebab,  ibadah haji adalah serentetan  ibadah  yang dapat memupuk persaudaraan dari semua negara. ‘’Kita ingin    tanamkan persaudaraan  itu  kepada anak-anak yang ada di Merauke. Meski  kita berbeda namun  tetap satu seperti  motto Kabupaten Merauke Izakod Bekai Izakod Kai,’’ terangnya. 

   Ia pun berharap  kegiatan  ini bisa menjadi pilot project untuk    tingkat   SD dan SMK.  Karena kegiatan  manasik haji ini, dilakukan untuk  level  PAUD. ‘’Sedangkan  untuk  SD dan SMP  sejauh  baru  kami yang melaksanakan   kegiatan ini,’’ tambahnya. (ulo/tri)   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here