Telkom Ingin Percepat Layanan Konektivitas di Pegunungan Papua

By

Namun Sering Terkendala di Hak Ulayat

JAYAPURA – Demi meningkatkan pelayanan jaringan telekomunikasi yang menyeluruh di pedalaman Provinsi Papua, khususnya di daerah Pegunungan Tengah,  Telkom Provinsi Papua terus membangun BTS di daerah pegunungan.

  General Manager Telkom Provinsi Papua Sugeng Widodo mengatakan, pembangunan jaringan konektivitas telekomunikasi di Papua, khususnya di daerah pegunungan saat ini memang masih banyak kendala, padahal sejatinya kami ingin percepat melakukan konektifitas jaringan seperti di Kota Jayapura dan sekitarnya,”ungkapnya.

Bagi daerah pegunungan yang kini sudah ada BTS menggunakan jaringan satelit, Telkom ingin koneksikan dengan jaringan Palapa Ring Timur(PRT)  untuk bisa mendapatkan kecepatan internet tinggi melalui jaringan 4G. Hanya saja masih terkendala kepemilikan hak ulayat.

  “Kami butuh sosialisasi dari pemerintah maupun media untuk membantu kami dalam memperlancar konektivitas jaringan, supaya kami tidak ada hambatan terkait hak ulayat,”pintanya.

Menurut Sugeng,  di daerah Papua Tengah seperti Kobakma dan Tiom sudah ada BTS. Nantinya akan dikonektivitaskan dengan PRT.  Jaringan bisa 4G hanya saja di daerah sana BTS masih berada di daerah pemilik hak ulayat. Tentu pihak Telkom tidak bisa apa-apa karena semua harus ada kompensasi, padahal Telkom ini mempercepat koneksi layanan internet yang maksimal, supaya bisa dirasakan masyarakat di daerah Pegunungan Tengah.

Hal lain, pelayanan konektivitas internet juga dilakukan di daerah Dogiyai, Deyai, agar jaringan konektivitas di sana juga maksimal bisa 4G. Namun adanya hak ulayat dimana BTS berada di tempat  hak ulayat maka Telkom tidak bisa berbuat banyak.

   Pihaknya ingin mempercepat pelayanan telekomunikasi di Papua,  hanya terkendala di hak ulayat.  Telkom tidak bisa masuk karena semua harus menggunakan kompensasi dan ini tidak sedikit.

”Kami ingin capet tapi ketika ada kendala seperti ini kami juga kesulitan dan memang daerah yang benar-benar masyarakatnya terbuka termasuk pemilik hak ulayat mau membantu kami meningkatkan pelayanan jaringan telekomunikasi,  kami akan bantu dengan cepat pembangunan jaringan telekomunikasinya karena semua tergantung dari masyarakat yang ada di sana,”tandasnya.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: