Beranda UTAMA PAPUA Tema HUT RI Sejalan dengan Visi-Misi Gubernur Papua

Tema HUT RI Sejalan dengan Visi-Misi Gubernur Papua

0
SERAHKAN BENDERA: Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., sebagai inspektur upacara menyerahkan bendera Merah Putih kepada anggoat paskibra untuk dikibarkan pada peringatan HUT RI ke-74 di Stadion Mandala, Sabtu (17/8). ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Dengan mengambil tema SDM Unggul Indonesia Maju, upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-74 tingkat Provinsi Papua dilaksanakan di Stadion Mandala, Sabtu (17/8) lalu. 

Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyebutkan bahwa tema HUT RI ke-74 “SDM Unggul, Indonesia Maju” sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam periode kepemimpinan  5 tahun kedepan.

“SDM Unggul, Indonesia Maju merupakan tema yang sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang kita kerjakan dalam 5 tahun ini. Sudah tepat mereka menemakan ini. Pasalnya, kalau SDM kita tidak unggul, maka Indonesia tidak akan maju,” ungkap Gubernur Enembe. 

Dikatakan, peringatan HUT RI ke-74 ini merupakan momen bagi bangsa Indonesia untuk maju di sektor SDM. Pasalnya, 17 Agustus ini dinilai mengingatkan Indonesia bahwa SDM yang kini menjadi fokus bersama, termasuk pula di Papua dalam mendukung Indonesia maju.

“Terlebih dengan perubahan yang sangat pesat dewasa ini, negara kita tidak boleh tertinggal dari negara-negara lain,” tambahnya.

Sementara itu, menyikapi jalannya pelaksanaan upacara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Papua, Doren Wakerkwa yang juga merupakan Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-74 tingkat Provinsi Papua, mengaku bahwa upacara pengibaran Bendera Merah Putih berjalan dengan baik dan sukses.

“Ini tidak lepas dari persiapan kita secara lengkap, yang mana tidak lain merupakan peran dan kontribusi dari tiap seksi kepanitiaan yang bekerja dengan baik. Namun, tentunya, ketika ada kekurangan dalam pelaksanaannya, maka hal ini sudah seharusnya dijadikan evaluasi sehingga pelaksanaan Upacara HUT Kemerdekaan RI di tahun depan dapat berlangsung dengan lebih baik lagi,” tuturnya.

Wakerkwa menambahkan bahwa dalam kesempatan tersebut, diundang pula Konsulat Jendral (Konjen) Papua Nugini, Geoffrey Wiri, untuk menghadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74 tersebut. Demikian, saat ditanya, Geoffrey Wiri mengaku sangat terkesan dengan undangan tersebut.

“Ini merupakan kali kedua diundang dalam kesempatan ini. Belum lagi kala menyaksikan acara di akhir upacara yang sangat menghibur,” terang Geoffrey Wiri.

Ditanya hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Papua Nugini, Wiri menjelaskan bahwa hubungan antar kedua negara sangatlah baik. Bahkan, secara khusus, dengan momentum HUT Kemerdekaan RI, jalinan kerja sama yang baik antar kedua negara bisa semakin lebih dekat.

“Pemerintah Indonesia memiliki hubungan yang dekat dengan pemerintah Papua Nugini. Bahkan, pemerintah tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, salah satunya di Papua, telah menjalin kerja sama dengan Papua Nugini,” tambahnya.

“Harapannya, hubungan antar kedua negara akan semakin kuat kedepannya. Termasuk juga provinsi Papua yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini di wilayah pasifik. Demikian, saya pikir hubungan baik ini akan terus terjaga, terlebih pemerintah kita tengah fokus memperkuat hubungan dengan Indonesia, serta pula negara-negara kawasan Asia lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, dari pantauan Cenderawasih Pos di Stadion Mandala Jayapura, upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI dimulai tepat pukul 10.00 WIT yang ditandai dengan dentuman meriam. 

Upacara tersebut dihadairi Forkopimda Provinsi Papua, pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Papua, pimpinan dan anggota DPR Papua serta MRP, prajurit TNI-Polri, pejuang veteran, pimpinan BUMN, pelajar dan pelaku usaha. Tokoh agama, adat, perempuan, pemuda dan masyarakat umum.

Usai upacara, kegiatan diisi dengan berbagai atraksi di antaranya tarian kolosal yang dibawakan sekira 330 prajurit TNI dan aksi Polisi Cilik binaan Polda Papua.

Dalam upacara tersebut, Elsya Maharani Fawels Waromi, siswi SMK Analisis Kesehatan Jayapura dipercayakan sebagai pembawa baki duplikat bendera pusaka merah putih.

Sementara petugas pengerek dan pengibar bendera yaitu Yeremia Stanly Menzo Merauje, siswa SMA YPPK Taruna Bhakti sebagai pembentang bendera, Archilaus M.C Burwos, siswa SMAN 3 Jayapura sebagai pengatur tali, dan Sabrain Jonathan Jensenem, siswa SMA Kalam Kudus Jayapura sebagai penggerek bendera. (gr/nat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here