Terdakwa Pelanggaran UU Kehutanan Banding

By
Sabungan Pakpahan

MERAUKE- H. Pakitta  yang  telah dijatuhi hukuman selama  1 tahun penjara denda Rp 300 juta subsidair 3 bulan  penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan  Negeri Merauke serta barang bukti berupa 124  batang  kayu olahan dan  truk pegangkut kayu dirampas  negara mengajukan  banding   ke Pengadilan Tinggi. Ini setelah  sebelumnya  terdakwa menyatakan  pikir-pikir atas putusan yang dijatuhkan Hakim  Pengadilan Negeri Merauke  terhadap  terdakwa tersebut.  

‘’Terdakwa sudah menyatakan banding atas putusan    yang dijatuhkan  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Merauke,’’ kata Sabungan Pakpahan, yang   menjadi Panitera Pengganti  atas perkara  tersebut ketika ditemui media ini, di Pengadilan Negeri Merauke, Kamis (5/9).     Terdakwa, kata Sabungan   Pakpahan, tidak terima atas vonis yang dijatuhkan   Majelis  Hakim Pengadilan Negeri Merauke  terutama  soal batang bukti truk   pegangkut  kayu illegal tersebut yang  ikut disita dan dirampas  negara.

    Selain   terdakwa,  Jaksa Penuntut Umum  menyatakan banding  atas putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim  tersebut.  Banding  ini karena  vonis  1 tahun yang dijatuhkan  hakim merupakan  ancaman terendah atas  pasal yang  dikenakan  terhadap  terdakwa. ‘’Kami juga menyatakan  banding atas putusan   yang dijatuhkan  Majelis Hakim   terhadap terdakwa   tersebut,’’ kata JPU  Veronika Oxtafia, SH, kepada media ini ditemui di Pengadilan   Negeri Merauke. (ulo/tri) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: