Terjadi Patahan dan Ambles, Dua Akses Jalan Tutup Total

By

Ruas jalan di samping pintu masuk Kantor Wali Kota Jayapura yang kembali ditutup setelah badan jalannya terjadi ambles dan ada patahan. Kondisi jalan ditutup ini diperkirakan akan berlangsung lama karena harus diperbaiki lebih dulu. Foto diambil, Selasa (11/1). (FOTO: Gamel/Cepos)

JAYAPURA – Dua akses jalan yakni Jalan Alternatif yang menghubungkan Perumnas III Waena dan Kantor Wali Kota Jayapura serta jalan bagian samping pintu masuk Kantor Wali Kota Jayapura untuk sementara ditutup.

 Dua jalur ini tak bisa lagi digunakan lantaran terjadi kerusakan pasca hujan deras pada 7 Januari lalu. Untuk jalur alternatif mengalami kerusakan cukup parah karena tanah bagian bawah bantalan jalan ambles dan berbahaya jika  digunakan untuk melintas. Titik ini merupakan jalur air karena sehari setelah ambles  terlihat air mengalir di bagian bawah. 

 Sementara untuk akses di samping  pintu masuk kantor Wali Kota Jayapura terlihat patahan. Padahal jalan dengan panjang sekitar 25 meter ini belum 2 tahun diperbaiki. Setelah sebelumnya ambles dan putus kemudian diperbaiki dan menggunakan bronjong agar air bisa tetap mengalir. Namun pada banjir kemarin terlihat sejumlah patahan dan ambles sehingga sementara ditutup. 

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav Urbinas yang dikonfirmasi membenarkan ditutupkan akses jalan ini. “Untuk ke arah Kampung Buton kami sarankan bisa lewat Skyland atau dari RS Bhayangkara sedangkan untuk jalan samping pintu kantor Wali Kota Jayapura tidak terlalu memengaruhi karena ada akses jalan serupa di samping venue tenis,” jelas Kapolres Gustav, Senin (10/1).

Kedua jalur ini sudah ditutup dan jika sebelumnya dijaga petugas maka pada Selasa (11/1) kemarin terlihat telah  ditutup penuh dan tak satupun kendaraan yang melintas. Hanya pantauan Cenderawasih Pos untuk jalur Posko Kampung Buton terlihat masih banyak  pengguna jalan yang tak tahu informasi ini dan ketika melihat jalur ditutup akhirnya semua memilih menggunakan jalur Skyland yang tembus ke jalur utama. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung beberapa bulan ke depan jika melihat dari waktu perbaikan dari kejadian  serupa. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: