Terpaksa Parkir di Bahu Jalan Karena Belum Ada Lahan

By

Deretan Barang Bukti Polsek Japsel yang Dianggap Ganggu Kenyamanan Lalulintas  

Deretan mobil barang bukti kasus kecelakaan lalulintas terparkir di bahu jalan depan Mapolsek Jayapura Selatan, ada truk tronton, mobil angkutan umum, mobil milik pribadi hingga pikap, mengapa Polsek Japsel masih memarkir kendaraan tersebut di bahu jalan? 

Laporan – Elfira

Sekilas, mobil mobil tersebut mulai dibaluti debu. Ada yang tergores, hingga rusak parah akibat tabrakan. Sekalipun kendaraan roda empat tersebut terparkir di bahu jalan, namun aktivitas lalulintas tetap berjalan seperti biasa di Jalan Raya Abepura tepatnya depan Mapolsek Jayapura Selatan.

 Kapolsek Jayapura Selatan AKP Yosias Pugu menyampaikan, alasan pihaknya memarkirkan kendaraan barang bukti kasus lakalantas di bahu jalan lantaran Polsek Jayapura Selatan tak punya lahan untuk menampung barang bukti tersebut. “Belum ada lahan yang bisa kita siapkan untuk menampung barang bukti tersebut, kita sedang upayakan,” ucap mantan Kasat Lantas Polres Jayapura Kota ini.

 Disampaikan, barang bukti tersebut tidak selamanya diparkirkan depan Mapolsek Jayapura Selatan atau tepatnya depan lapangan karang PTC. Ketika kasusnya telah selesai, pemiliknya bisa mengambil kendaraannya. “Itu bukan barang yang abadi berada di situ, sifatnya sementara. Ketika kasusnya selesai,  baragnya diambil pemiliknya,” ungkapnya.

Alasan lain kendaraan barang bukti roda empat diparkir depan Mapolsek Jayapura Selatan untuk mempermudah proses penyidikan dari kasus lakalantas yang sedang ditangani Polsek Jayapura Selatan. Dari deretan mobil yang terparkir tersebut, kasusnya rata rata ada yang laka berat dan laka ringan hingga menyebabkan orang lain meinggal dunia.

 Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua Iwanggin Sabar Olif menilai memarkirkan kendaraan di bahu jalan termasuk barang bukti itu menganggu pengguna jalan lainnya. Sebab, itu merupakan sarana publik.

“Barang bukti harus ditempatkan di tempat yang disediakan Polsek Jayapura Selatan, sehingga tidak menganggu pengguna jalan yang melintas di depan Polsek. Apalagi di areal tersebut lalulintas cukup padat,” paparnya.

Hal ini bisa menimbulkan kecelakaan bagi orang lain, untuk menghindari hal tersebut. Pihak Polsek Jayapura Selatan harus menata penyimpanan barang bukti atas kasus yang ditanganinya.

Iwanggin memberi saran kepada pihak Polsek Jayapura Selatan, penyimpanan barang bukti tersebut bisa berkoordinasi dengan rumah sitaan barang negara yang berlokasi di batas kota yang memiliki halaman yang cukup luas. “Daripada menganggu pengendara yang lain, apalagi bahu jalan bisa dimanfaatkan oleh pengguna jalan yang lain,” paparnya.

 Menurutnya, pemindahan barang bukti ke rumah sitaan barang dinilai jauh lebih baik. Karena kapasitas jalan di Jayapura tidak memadai dan volume kendaraan di Kota Jayapura sudah padat. “Sebentar lagi kita akan menyelenggarakan PON, kita harus berbenah diri apalagi banyak orang yang datang ke Provinsi Papua. Kita harus berbenah termasuk dalam hal jalan raya,” ungkapnya. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: