Terpeleset, ABP KMN Alifah Dilaporkan Tenggelam

By

Petugas Tim Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel saat diturunkan untuk melakukan pencarian terhadap seorang ABK KMN yang dinyatakan hilang ternggelam setelah terpeleset dari kapal ke Kali Digoel,  Selasa  (20/12) (FOTO:Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke for Cepos) 

BOVEN DIGOEL – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KMN   Alifah bernama Paulinus (25) yang akrab dipangggil Po mengalami kecelakaan di Kali Digoel, Kabupaten Boven Digoel,  Senin (19/12) sekitar pukul 07.30 WIT. Laporan musibah kecelakaan ini disampaikan Kapten KMN Alifah bernama Sukri kepada Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel, Selasa pukul 11.00 WIT.

‘’Dalam laporannya bahwa salah satu ABK kapalnya yang bernama Paulinus  dan biasa dipanggil Po, diduga terpeleset dan jatuh ke sungai Digoel Senin 19 Desember 2022 sekitar pukul 07.30 WIT,’’ Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke  Darmawan,  Selasa (20/12).   

Menurut penuturan Sukri kepada petugas Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel bahwa pada  pada Senin (19/12) pagi itu, dia menggantikan korban untuk memegang kemudi, selanjutnya  menuju pintu keluar. Korban diperkirakan akan ke belakang, namun langsung terpeleset dan jatuh.

Namun Sukri dan teman-temannya tidak melihat secara langsung korban terjatuh  karena posisi kapal saat itu sedang jalan. Seluruh ABK baru menyadari bahwa korban Paulinus tidak ada di atas kapal saat kapalnya sudah sampai di daerah Anggai.

Barulah kemudian mereka berbalik arah untuk mencari keberadaan korban. Darmawan menjelaskan, atas laporan ini, Tim SAR gabungan pada pukul 11.20 WIT  dikerahkan melakukan pencarian.

Tim gabungan terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel, Polres Boven Digoel, Satpolairud Polres Boven Digoel, ABK KMN Alifah dan masyarakat setempat. Tim gabungan mempergunakan speed boat untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian yang jaraknya sekitar 3,78 Km kearah Barat Daya dari Pos Boven Digoel. Cuaca di lapangan dilaporkan  berawan dengan kecepatan angin mencapai 20 Km/jam.

‘’Informasi bahwa KMN Alifah rencana bertolak menuju daerah Kampung Kaisa untuk membawa bahan-bahan pertanian,’’ pungkas Darmawan.(ulo/tho) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: