Tetap Wajib Pakai Masker,  Vaksinasi Terus Dilakukan

By

Rapat Pemkot Jayapura bersama Satgas Covid-19 dan komponen masyarakat dalam evaluasi penanggulangan Covid -19 di Kota Jayapura berlangsung di aula sian soor Kantor Wali Kora Jayapura, baru-baru ini. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura dan Satgas Covid-19 Kota Jayapura masih konsisten dalam penanggulangan Covid-19 di Kota Jayapura. Meski saat ini angka penyebaran sudah melandai, namun Prokes harus tetap dijalankan dengan baik mengingat masih ada 2 pasien yang masih dirawat di RS.

   Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., dalam rapat evaluasi penanggulangan Covid-19 di Kota Jayapura bersama Satgas Covid-19, tokoh agama, tokoh masyarakat point pentingnya, memang masyarakat saat ini sudah dilonggarkan dalam melaksanakan kegiatan di

ruangan, dan diperbolehkan tidak memakai masker saat di luar ruangan.

   Walaupun demikian, dengan saat ini masih ada kasus Corona maka diharapkan baik di luar ruangan atau dalam ruangan sebaiknya masih menggunakan masker terlebih bagi masyarakat yang belum melakukan vaksin tentu ini sangat berbahaya sekali untuk kesehatan.

   “Saat ini kita terus dorong masyarakat dalam menuntaskan vaksinasinya untuk bisa sampai booster atau vaksin ketiga, jadi yang belum melakukan vaksinasi diharapkan segera melakukan vaksinasi karena pemerintah masih melayani melalui Puskesmas,’’ucapnya, Kamis (14/7)kemarin.

   Diakui, saat ini aktivitas masyarakat dan pelaku usaha  sudah 1 x 24 jam atau tidak ada pembatasan. Namun tetap diharapkan bisa dilakukan dengan bijak dan menerapkan Prokes karena nantinya akan dilakukan evaluasi pada bulan Agustus bagaimana perkembangannya apakah tetap aktivitas seperti biasa atau dibatasi.

   Oleh karena itu, masyarakat dan pelaku usaha diminta untuk bijak dan mau menerapkan Prokes karena ini demi kepentingan dan kesehatan bersama Pekey juga berharap kepada masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar papua sebaiknya harus sudah vaksinasi booster sehingga ini juga membantu meminimalisir terkenanya virus corona di daerah lain yang masih rawan. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: