Tiba di Papua, Pemrov Siap Dengar Arahan Wapres

By

Aparat berjaga-jaga di jalan yang bakal dilewati Wapres RI  Ma’ruf Amin , Senin (28/11) kemarin. (FOTO: Elfira/Cepos)

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin yang juga  Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua atau Badan Pengarah Papua (BPP) ketika tiba di Bandara Sentani dan disambut Forkopimda Papua Senin (28/11) kemarin. (FOTO: SETWAPRES)

JAYAPURA – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua atau Badan Pengarah Papua (BPP) melakukan kunjungan kerja ke provinsi Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat mulai Senin (28/11).

 Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan, dalam kunjungan kerja ini, Ma’ruf Amin ingin memastikan pelaksanaan Undang-Undang Otonomi Khsusus Papua, termasuk soal pemekaran wilayah.

 Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua sendiri siap menyambut kedatangan Wapres yang tiba di Jayapura sejak, Senin (28/11).

 Asisten Bidang Umum Setda Provinsi Papua Derek Hegemur mengatakan, dalam kunjungan dan pengarahan Wapres nantinya, para ASN di lingkungan Pemrov akan mendengarkan arahannya.

 “Wapres selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) kita semua akan mendengar arahan dari beliau tentang apa saja yang akan disampaikan kepada kita,” kata Derek kepada Cenderawasih Pos, Senin (28/11).

 Lanjut Derek, sebagaimana sesuai UU nomor 2 tahun 2021. Wapres sebagai Ketua BP3OKP) akan memberikan pengarahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua berkaitan dengan kerja kerja dari lembaga yang dibentuk.  “Kita semua siap menerima arahan dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin,” tegasnya.

 Disampaikan Derek, ada beberapa hal yang akan disampaikan Wapres nantinya dan pihaknya akan siap mendengar dan mengikuti arahan tersebut.

“Beberapa hal yang akan disampaikan Wapres nantinya, kita akan mendengar agenda pembicaraan yang beliau sampaikan kepada seluruh stakeholder yang ada di Papua,” ucapnya.

 Derek juga menyampaikan bahwa secara agenda Wapres tiba Senin (28/11) dan Selasa (29/11) langsung pulang. Dalam kunjungannya ke Papua, ada beberapa tempat yang akan dikunjunginya.

 Sementara itu, pantauan Cenderawasih Pos di kompleks Ruko Pasifik Permai Dok II Swisbell Hotel yang menjadi tempat bermalam Wapres mulai disterilkan sejak Senin pagi dan aparat mulai bersiaga di sekitar lokasi ruko Dok II. 

Dari Merauke dilaporkan sebanyak 1.100 personel gabuingan TNI dan Polri disiapkan untuk mengamankan kunjungan Wapres.   

  Kasi Ops Korem 174/Anim Ti Waninggap Kolonel Inf. Irvan Yusri, SIP, kepada wartawan disela-sela pengecekan personel  TNI-Polri yang akan melakukan pengamanan tersebut mengungkapkan bahwa  1.100 personel yang disiapkan tersebut mulai dari bandara, jalur yang akan dilewati sampai penginapan. Lalu dari penginapan ke  tempat kegiatan sampai  saat akan pulang dari Merauke. 

‘’Personel yang disiapkan untuk pengamanan ini mulai dari TNI. Ada dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara. Lalu dari kepolisian yakni Polres dan Brimob serta dari Pemda Merauke,’’ kata  Kasi Ops Korem 174/ATW Kolonel Inf. Irvan Yusri.   

 Irvan menjelaskan bahwa personel sudah siap mengamankan kunjungan kerja orang nomor 2 di Republik Indonesia  itu. ‘’Untuk kesiapan personel sudah siap semua. Kita sudah siap mengamankan kunjungtan bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, mulai dari kedatangan sampai kembali,’’ jelasnya.      

   Kegiatan Wapres sendiri  selain akan melakukan pertemuan dan pengecekan terkait dengan PPS juga  masalha pertemuan. Pertemuan dengan para petani  tersebut rencananya akan dilakukan di Semangga Jaya Merauke. 

   Kolonel Irvan menekankan kepada seluruh personel yang akan mengamankan Kunker Wapres ke Merauke tersebut untuk melaksanakan secara maksimal. Tidak boleh ada hal-hal yang terjadi selama pengamanan  Wapres tersebut. 

Sementara itu, Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, seusai memberikan  arahan langsung kepada anggotanya yang akan melakukan pengamanan tersebut  mengharapkan seluruh personel yang melakukan pengamanan tersebut betul-betul bertanggung jawab. 

 ‘’Sedikit saja ada persoalan terkait dengan gangguan keamanan dalam pelaksanaan tugas, itu akan menjadi teguran buat saya. Harapan saya, masyarakat, tokoh-tokoh agama, pemuda, orang-orang tua kami ikut membantu dalam hal ini ikut menciptakan situasi kondisi yang aman dan terkendali di Merauke. Kita sama-sama menjaga. TNI dan Polri selalu akan hadir di depan masyarakat ketika dibutukan. Dan harapan saya, masyarakat juga bisa membantu kegiatan ini,’’  katanya. (fia/ulo/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: