Tiba Pagi ini, Jenazah HMS Dimakamkan Lusa

By

*Rocky Bebena: HMS Bapak Pemberdayaan Distrik yang Peduli dan HumanisSENTANI-Jenazah mantan Bupati Jayapura dua periode, Dr. Habel Melkias Suwae, S.Sos., MM., direncanakan tiba di Bandara Sentani, Kabupaten, Sabtu (5/9) pagi. Informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos dari pihak keluarga, jenazah diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Setibanya di Bandara Sentani, jenazah langsung dibawa ke gedung DPRD Kabupaten Jayapura untuk dilakukan prosesi penyerahan jenazah dari pemerintah yang diwakili Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, SE., kepada Pemkab Jayapura yang selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Setelah itu, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Polimak Ardipura, Distrik Jayapura Selatan untuk disemayamkan. Rencananya, Minggu (6/9) siang sekira pukul 11.00 WIT., dilakukan ibadah pelepasan jenazah dari rumah duka di Polimak untuk dibawa ke kampung halaman almarhum di Tablanusu, Kabupaten Jayapura. Pemakaman sendiri rencananya dilakukan di Tablanusu, Senin (7/9).

Terkait dengan rencana kedatangan jenazah mantan Bupati Jayapura Habel Melkias Suwae atau HMS ini, Pemkab Jayapura melalui Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Timotius Demetouw menyebutkan, setelah tiba dari bandara ada prosesi khusus yang akan digelar oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura. Dimana selepas turun di Bandara Sentani, almarhum akan langsung diarak menuju gedung DPRD tepatnya di ruang sidang kantor DPRD Kabupaten Jayapura.

Menurut Timotius Demetouw, DPRD Kabupaten Jayapura akan menggelar sidang paripurna khusus sekaligus akan ada prosesi penyerahan jenasah dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kepada pemerintah Kabupaten Jayapura yang selanjutnya dari pemerintah akan diserahkan kembali ke pihak keluarga.

Pihak keluarga menurut Timotius Demetouw akan mengantarkan jenazah ke rumah duka di Polimak dan akan disemayamkan selama 1 malam. Kemudian besok harinya tepatnya di hari Minggu jenazah akan diantar ke rumah duka di Kampung Tablanusu.

“Kemungkinan akan disemayamkan selama 1 malam di sana dan Senin pagi baru dilakukan pemakaman. Sementara ini informasi yang kami terima dari rombongan kementerian begitu,” bebernya.
Sementara itu, almarhum Habel Melkias Suwae atau HMS merupakan sosok yang tidak dapat dilupa oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Rocky Bebena. Pasalnya, sebelum berkarier sebagai ASN di lingkungan Pemkot Jayapura, Roy panggilan akrabnya sempat berkarir sebagai wartawan Cenderawasih Pos pada tahun 2001.

Di awal tugasnya sebagai wartawan Cepos, Roy mengaku ditugaskan meliput di Kabupaten Jayapura dimana pada saat itu Habel Melkias Suwae atau HMS juga baru mengawali tugasnya sebagai Bupati Jayapura untuk periode pertama 2001-2006.

Selama bertugas di Kabupaten Jayapura meliput kegiatan Pemkab Jayapura kurang lebih empat tahun, Roy mengaku memiliki banyak kenangan dengan HMS. Bagi Roy, HMS merupakan seorang pemimpin yang sangat peduli dengan siapa pun termasuk para jurnalis yang bertugas di Sentani.

Dirinya teringat suatu ketika usai liputan di Sentani, harus kembali ke kantor redaksi Cenderawasih Pos di Jalan Kelapa Dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan untuk membuat berita. Namun dalam perjalanan menggunakan sepeda motor, Roy mengaku sangat lelah dan ngantuk sehingga terpaksa berhenti sejenak di pinggir jalan untuk beristirahat.

“Jadi waktu itu, karena ngantuk saya akhirnya putuskan untuk berhenti sejenak beristirahat. Tetapi saya tidak sangka Pak HMS waktu itu melintas menggunakan mobil dinas Bupati Jayapura dan berhenti menghampiri saya. Beliau kemudian mengantar saya dengan mobil dinas sampai ke kantor redaksi Cenderawasih Pos. Ini hal yang luar biasa dan satu kenangan yang tidak bisa saya lupa bersama beliau,” ungkap Rocky Bebena saat dihubungi Cenderawasih Pos, Jumat (4/9).

Selain sosok yang peduli dan murah hati, HMS menurut Roy juga merupakan seorang pekerja keras dan peduli dengan rakyatnya.

Selama menjabat sebagai Bupati Jayapura, HMS menurut Roy rajin turun ke distrik dan kampung-kampung untuk melihat kondisi rakyatnya. Padahal di awal masa kepemimpinannya sebagai Bupati Jayapura, wilayah pemerintahan Kabupaten Jayapura masih sangat luas yaitu sampai ke Mamberamo Raya, Sarmi dan Keerom.

“Jadi beliau saat itu rutin melakukan kunjungan-kunjungan sampai ke Mamberamo Raya, Sarmi, Keerom, Web, Waris, Lereh dan lain-lain tanpa kenal lelah. Dalam setiap kunjungannya, HMS selalu membawa kami wartawan. Kami pernah kunjungan ke Sarmi menggunakan kapal kecil. Namun saat pulang, karena ombak besar, HMS waktu itu meminta kapal Aldebaran yang lebih besar untuk menjemput kami,” kenangnya.

“Beliau sangat dekat dengan wartawan dan bagi saya pribadi, almarhum adalah sosok yang mengambil bagian dalam perjuangan hidup saya. Beliau senantiasa memberikan spirit hidup. Secara langsung almarhum adalah guru dan orang tua bagi saya. Almarhum sangat kebapakan dan humanis dengan siapa saja,” sambungnya.

Saat menjabat sebagai Bupati Jayapura, HMS menurut Roy merupakan sosok pemimpin yang mempunyai visi yang besar. Dirinya masih ingat betul, salah satu gebrakan yang dibuat HMS saat menjabat sebagai Bupati Jayapura yaitu program pemberdayaan distrik.

Melalui program ini, HMS mengucurkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk setiap distrik yang ada di Kabupaten Jayapura. “Almarhum adalah bupati pertama yang menggagas program pemberdayaan distrik dengan mengucurkan dana sebesar Rp 1 miliar ke setiap distrik. HMS saat itu menginginkan adanya perubahan yang dimulai dari kampung,” ujarnya.

Di bidang olahraga, HMS juga sangat peduli. Saat dirinya masih bertugas sebagai wartawan Cenderawasih Pos, HMS sempat menyampaikan keinginan yang kuat agar Kabupaten Jayapura juga bisa mempunyai stadion seperti Stadion Mandala.“Puji Tuhan, mimpi almarhum untuk menghadirkan stadion di Kabupaten Jayapura jadi kenyataan dengan hadirnya Stadion Barnabas Youwe,” tambahnya.

Masih di bidang olahraga, HMS juga merupakan sosok sentral yang bisa mengantarkan Persidafon Dafonsoro ke pentas sepakbola tertinggi di tanah air, Indonesia Super League. “Kita bersyukur selama beliau memimpin Kabupaten Jayapura selama dua periode, mempunyai makna dan kualitas yang bisa dirasakan oleh masyarakat sampai saat ini,” tutupnya. (roy/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: