Tiga Kota di Papua Alami Deflasi

By

JAYAPURA – Pada Agustus 2021 gabungan 3 kota IHK di Papua tercatat mengalami deflasi sebesar 0,42 persen atau terjadi  penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,08 pada Juli 2021 menjadi 104,64 pada Agustus 2021.

 Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Carolina mengatakan, deflasi gabungan 3 kota IHK di Papua tersebut terjadi akibat penurunan angka indeks pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, kelompok perlengkapan, peralatan d an pemeliharaan rutin rumah tangga, serta kelompok transportasi dan informasi, komunikasi dan jasa keuangan.

 “Penurunan angka indeks pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -1,00 persen,  kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar -0,27 persen, kelompok  transportasi sebesar -0,44 persen dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,14 persen,”ungkapnya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Rabu (1/9) .

 Lanjutnya, faktor pendorong terjadinya deflasi tersebut adalah penurunan harga yang cukup signifikan pada beberapa komoditas. Antara lain cabai rawit, tomat, angkutan udara, cabai merah, ikan ekor kuning dan lain- lain.  Adapun komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain kangkung, bawang merah, bayam, ikan mumar, tahu  dan lain-lain.

 Diakuinya, inflasi tahun kalender gabungan 3 kota IHK di Papua pada Agustus 2021 sebesar -0,20 persen dan inflasi year on year (Agustus 2021 terhadap Agustus 2020) sebesar -0,21 persen. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: