Tujuh Anak Wamena Ikut Iven Putri Anak Indonesia dan Putri Batik

By

Tujuh anak yang akan mewakili Kabupaten Jayawijaya dalam Iven Putri Anak Indonesia dan Putri Batik tingkat Nasional saat bertemu dengan Asisten 1 Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP diruang rapat sekda. (foto:Denny/ Cepos)

WAMENA—Sebanyak tujuh anak dari Kabupaten Jayawijaya dipersiapkan untuk mengikuti iven Putri Anak Indonesia dan Anak Batik di tingkat nasional. 

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono, M.AP menerima putri anak Indonesia yang berasal dari Kabupaten Jayawijaya, di ruanga rapat Setda, Gedung Otonom Wenehule Huby, Wamena, Selasa, (19/7), kemarin.

“Ini suatu kebanggan dan apresiasi dari kami, karena mengharumkan nama Jayawijaya. Kami menyampaikan terima kasih. Saya mewakili bapak Bupati Jayawijaya tentunya ini sesuatu yang perlu kita kembangkan karena mengikuti kompetisi itu bukan sesuatu yang mudah,”ungkapnya. 

Mantan Plt Sekda Jayawijaya mengatakan, Pemkab Jayawijaya apresiasi kepada orang tua yang telah memberikan bimbingan sehingga anak-anaknya boleh mengikuti ajang pemilihan di tingkat provinsi dan akan mengikuti kompetisi di tingkat nasional.

Kata Tinggal Wusono, satu hal lagi, karena anak-anak ini menjadi panutan bagi anak-anak lain di sekitarnya, sehingga pesan dari pemerintah, bagaimana anak-anak bisa mengajak teman-teman dan adik-adiknya untuk bisa berprestasi dan membawa nama baik keluarga, terutama selalu mengajarkan hal-hal yang positif.

 Di tempat yang sama Regional Director Jayawijaya, Ruth Novianti Uniwali mengatakan, pihaknya akan membawa anak-anak dalam ajang pemilihan Putri Anak Indonesia dan Putri Batik pada Oktober mendatang

“Rencana ada tiga anak yang akan mewakili Putri Anak Indonesia dan empat yang akan mengikuti Putri Anak Batik tingkat nasional, kami meminta dukungan dari anak-anak di Kabupaten Jayawijaya, karena anak-anak ini icon Jayawijaya dan akan mengharumkan nama Kabupaten Jayawijaya,” bebernya.

 Ia menyebutkan total yang akan mengikuti ajang tingkat nasional ini berjumlah tujuh orang anak. Sebelumnya, tujuh anak ini sempat mengikuti lomba di ajang tingkat Provinsi Papua, dan mereka ada yang mendapat winner di tahun 2022, mereka sudah mengikuti kegiatan ini selama dua tahun dari 2021-2022.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: