Tujuh Terduga Teroris Diterbangkan ke Jakarta

By
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal

JAYAPURA-Tujuh orang terduga teroris yang diamankan Tim Densus 88 Mabes Polri dibackup Tim Gegana Brimob Polda Papua di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura pada awal Desember lalu telah diterbangkan ke Jakarta, Senin (16/12) untuk proses lebih lanjut. Hal ini juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, diterbangkannya ke Jakarta 7 orang terduga teroris untuk proses penyidikan dan harus dipahami oleh masyarakat. Dan bagaimana kedepan untuk menjaga tempat-tempat yang menjadi sarang dari kelompok teroris yang akan melakukan aktivitasnya.

“Masyarakat harus open terhadap lingkungannya. Siapa yang datang dan pergi.  Aktivitasnya apa dan dimana ya tanyakan. Jika melihat orang baru koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan aparat setempat  agar  bisa termonitor dengan baik. Jangan sampai ada kelompok-kelompok teroris  masuk wilayah kita,” ucap Kamal kepada Cenderawasih Pos, Senin (16/12).

Dikatakan, terduga kelompok teroris tersebut sudah beberapa waktu belakangan ini di Papua. Anggota hingga saat ini mendalami terkait keberadaan kelompok teroris lainnya di beberapa wilayah di papua. Untuk hal ini, perlu informasi dan kerja sama antara semua pihak.

“Bisa saja ada kelompok lainnya, Tim saat ini sedang melakukan pendalaman ke beberapa orang. Mudah-mudahan perlu kepedulian masyarakat untuk memberikan informasi kepada aparat kepolisian guna mengungkap jaringan ini,” ucap Kamal.

Kamal menerangkan, untuk pengamanan pencegahan teroris di Papua menggunakan tim khusus, tim internal Polda Papua, dari masyarakat sendiri, aparat setempat, tim tindak dan Densus 88.

Sementara itu, Pdt. Naomi mengatakan FKUB Papua sendiri mempercayakan kepada tiap-tiap instansi dengan tugasnya masing-masing. “Kami FKUB percaya sepenuhnya kepada TNI-Polri khususnya Polda Papua yang sudah bekerja keras untuk penanganan teroris,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi teroris tersebut, Pdt Naomi meminta intelejen dipertajam dan juga patroli sehingga semua berjalan baik.

Sebelumnya Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki menyebutkan, penangkapan yang dilakukan oleh tim sebagai bentuk pencegahan dini agar tidak terjadi dan tidak kecolongan. Adapun 7 orang yang diduga teroris yang diamankan tersebut barasal dari Lampung dan Medan. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: