Tukang Ojek Diingatkan Batasi Pergerakan

By

Jenazah Kopengga Enumbi Dimakamkan di Yambi

JAYAPURA-Polres Puncak Jaya menyerahkan jenazah Kopengga Enumbi alias Tamu Enumbi (28) kepada pihak keluarga melalui Ketua Klasis GIDI Mulia dan kepala Distrik Yambi, Selasa (3/8) sore.

Kapolres Punjak Jaya, AKBP. Adi Tri Widiyanto mengatakan, jenazah Tamu Enumbi langsung dibawa ke Distrik Yambi untuk selanjutnya dimakamkan sesuai adat setempat.

“Jenazah sudah kita serahkan kepada pihak keluarga dan langsung dibawa ke Yambi oleh keluarga untuk dimakamkan menurut adat mereka,” kata Kapolres Tri Widiyanto saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya,  Rabu (4/8).

Mengantisipasi serangan balik dari KKB pasca kejadian, Tri Widiyanto s mengaku sudah berkoordinasi dengan Kodim setempat, dengan Satgas Gabungan yang ada di Puncak Jaya termasuk Brimob.

“Kami sudah mengantisipasi hal itu, dengan melakukan perkuatan dan melakukan antisipasi serangan balik dari kelompok ini,” ucapnya.

Menurut Kapolres, biasanya KKB mencari sasaran seperti beberapa waktu lalu adanya korban dari tukang ojek. “Antisipasi adanya korban, kita sudah panggil koordinator ojek yang ada di Puncak Jaya dan menyampaikan untuk membatasi pergerakan mereka. Artinya jangan sampai mereka mengantar penumpang sampai keluar kota Mulia,” paparnya.

Dikatakan, untuk kasus Kopengga Enumbi yang bernama lain Tamu Enumbi hanya terlibat pada kasus pencurian dengan kekerasan perampasan 8 senjata Pospol Kulirik pada 4 Januari 2014.

“Indikasi yang bersangkutan bertugas di KKB sebagai pencari amunisi sekaligus pencari bahan makanan,” bebernya. 

Sementara terkait situasi di wilayah hukumnya, Tri Widiyanto menyebutkan hingga saat ini aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa dan anggota rutin melakukan patroli dan memberi imbauan soal Kamtibmas.

Sebelumnya, Tim gabungan TNI – Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi berhasil melumpuhkan salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Kopengga Enumbi alias Tamu Enumbi (28)  di Kampung Puncak Senyum, Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (3/8).

Dari pria 28 tahun itu, tim mengamankan barang bukti berupa 11 butir munisi jenis SS1 kaliber 5,56 mm, sebilah badik, satu helm warna hijau stabile, pinang dan siri, satu noken dan 1 unit handphone merk samsung. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: