Urai Kemacetan, Pertamina Diminta Tambah SPBU/Pertashop 

By

Pj Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si,saat memantau pengisian BBM di saat SPBU Entrop, dimana untuk bisa mengurai kemacetan Pj Wali Kota Jayapura Frans minta penambahan SPBU/Perstashop di Kota Jayapura. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah mengalami kenaikan, namun   antrean kendaraan yang akan mengisi BBM di SPBU juga masih antre lama. Tidak hanya solar, namun pertalite juga, tentu hal ini akan membuat dampak kemacetan lalu lintas di jalan yang ada di sekitaran SPBU, seperti di  SPBU Entrop, SPBU APO, SPBU Nagoya dan SPBU Kotaraja serta lainnya.

  Menyikapi antrean kendaraan di SPBU, maka Penjabat Wali Kota Jayapura meminta kepada Pertamina untuk bisa mendorong pembangunan SPBU atau pertashop  di Kota Jayapura supaya bisa mengurai kemacetan kendaraan, jika tidak hal ini maka bisa membuat kerugian perekonomian di Kota Jayapura.

   “Saya sudah usul pertamina supaya di Kota Jayapura harus tambah SPBU dan pertashop, supaya bisa mengurai kemacetan saat antre BBM di SPBU.”ungkap Frans Pekey.

  Pasalnya, dengan semakin banyaknya jumlah penduduk tentu berpengaruh terhadap pembelian kendaraan baik roda dua dan roda empat,  maka harus juga dipikirkan penambahan lagi pembangunan SPBU dan pertashop,   bisa di Koya Barat, Koya Timur, dan jika ada lokasi juga bisa di Kota Jayapura. “Dengan demikian, akan bisa mengurai kemacetan di SPBU yang dari dulu sampai sekarang hanya ada di titik itu saja,’’pintanya.

   Frans Pekey juga meminta untuk khusus kendaraan yang trayeknya Jayapura ke Wamena yang menggunakan jalur darat, sebaiknya dalam pengisian BBM jenis solar harus bisa dipisahkan. Jangan disamakan dengan kendaraan yang trayeknya hanya di Kota Jayapura. Sebab,  ini

juga bisa memicu kemacetan saat mengisi di SPBU. 

 “Pengisian kendaraan trayek Jayapura-Wamena bisa dilakukan di Koya Barat, atau juga di daerah keerom sehingga tidak timbul kemacetan seperti ini.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: