Wilayah Terlalu Luas, Pembangunan Tidak Efektif

By
Benediktus Tambonop, S.STP, M.Si ( foto :Sulo/Cepos )

MERAUKE-Bupati Boven Digoel  Benediktus Tambonop, S.STP, M.Si menilai   bahwa  Gubernur Papua Lukas Enembe, SH, MH, sudah bekerja keras    membangun  Papua sesuai dengan visi misinya. Hanya saja, karena luasnya  Papua yang  terdiri  dari 29 kabupaten/kota  sehingga kebijakan tentang pembangunan  kurang bisa efektif sampai ke masyarakat.   

  “Gubernur Papua sudah bekerja keras membangun Papua sesuai visi misinya. Tapi, kita harus jujur katakan bahwa karena luas wilayah yang begitu luas, sehingga kebijakan tentang pembangunan kurang bisa efektif sampai  ke masyarakat,”  tandas  Benediktus Tambonop kepada wartawan di Merauke, Sabtu (13/12). 

   Karena itu, salah satu solusinya  adalah lewat pemekaran.   Dibandingkan dengan pulau-pulau di Indonesia, yakni Sumatera   dengan 9 provinsi, kemudian pulau  Jawa  dengan 6  provinsi. Padahal, Papua Selatan  luasnya sama dengan 1 kali Pulau Jawa. Selanjutnya,  Kalimantan dengan 5 provinsi, Sulawesi dengan 6 provinsi dan Maluku dengan 2 provinsi. Sedangkan, Papua yang begitu luas, baru 2 provinsi.   

    Karena itu, lanjut dia, belum lama ini  Tim Pemekaran  Provinsi Papua  telah bertemu dengan Komisi II  DPR RI dan  Kemendagri. Dari pertemuan yang dipimpin langsung    Ketua Komisi II DPR RI dan anggota DPR RI asal Papua Komaruddin Wotubun, jelas   Benediktus  Tambonop  semuanya menyatakan mendukung  penuh pemekaran Provinsi Papua Selatan tersebut. Apalagi,   usulan PPS  ini telah diperjuangkan  lebih dari 10 tahun lalu.

   “Sebenarnya sudah terjadwal dan sebelum   ke Komisi II,   kami dari tim  sudah mengajukan permohonan secara tertulis untuk melakukan audiens dengan  MRP,  Gubernur Papua kemudian ke Komisi II. Namun  karena di provinsi semua perjalana dinas keluar  daerah sehingga  sesuai jadwal tersebut  kami ki Komisi II,’’ jelasnya. 

   Menurut bupati  Benediktus Tambonop, bahwa   pihaknya juga mneyampaikan kepada Komisi II  DPR RI alasan pemekaran tersebut. Bahwa secara sosial kultur Paua sangat luas. ‘’Berikan  kami orang Selatan ini ruang untuk mengaktualisasikan ide  dan pikiran  kami dalam dalam rangka menyelenggarakan pembangunan yang mungkin lebih tepat sasaran dan efektif karena minimal kami lebih memahami wilayah  kami secara dekat,’’ katanya. 

  Sementara    kunjungan ke  Kemendagri, lanjut    Wabup Benediktus Tambonop, lebih    pada  masalah tata laksana, mekanisme dan tahapan  persyaratan dan aturan yang harus dipenuhi. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: